Jika ditanya tentang fakta diri sendiri kok Saya jadi bingung mau nilis dari mana, secara karena kesibukan mengurus anak dan keluarga kadang sering lupa dengan diri sendiri. (Hu hu hu ngelap ingus). 

Apalagi momentnya sebulan menjelang hari kelahiran Saya. Jadi deh ingat cerita beberapa tahun lalu, saat zaman kuliah selain menyandang status sebagai mahasiswi saya juga menyandang status Jojoba, Jomblo-jomblo bahagia. Iyees jadi bahagia sebab Saya bangga dengan status jomblo masa itu. (Alhamdulilah nggak sampai ngenes wkwkwkw). Namun lantaran jojoba itu Saya sering berkelakuan  diluar dari kebiasaan orang-orang kebanyakan. 

Mau tahu apa yang Saya lakukan. 
Pergi kemana-mana sendiri. Kadang suka menikmati kesendirian, pergi belanja sendiri, naik bus kota sendiri, makan di warung pnggiri jalan sendiri. Daan, Saya menikmati kesendirian itu.
Nah, selain kesendirian itu, ada hal yang lebih konyol lagi, 
Saya suka menulis Sarat Cinta Untuk Diri Sendiri, 
wkwkwkwkwk (Suratnya masih tersimpan rapi dilemari, isi nya seputar penghargaan terhadap diri sendiri lah Konyol yaa)
Kemudian yang paling gokilnya lagi, Setiap moment Ulang Tahun, 
Saya merayakan ULTAH sendiri, membelikan kado buat diri sendiri. Ha ha ha Nasebb jojoba masa itu.

Kalau diingat – ingat masa itu pengen ketawa sendiri dan setelah menikah dunia Saya berubah 180 derajat. Dari dulu kemana-mana sendiri sekarang malah risih jika pergi sendiri. 
Soo.. kalau begitu akan berbeda dong Fakta tentang diri dulu dan sekarang, YA udah deh Fakta tentang diri yang sekrang sebab kita hidup sekaranag dan untuk yang akan datang

LIMA FAKTA TENTANG DIRI SENDIRI

Pertama : Anak Bungsu Yang Suka Baperan

Dalam Keluarga, Saya adalah anak bungsu dari tiga orang bersaudara. Dari sebelum nikah hingga sudah punya anak empatpun Saya masih suka baperan dan melow, apalagi jika ada masalah bawaannya melow dan suka berpikiran yang aneh-aneh. Kadang Saya sering berpikir ngga enak lho jadi orang baperan, makanya Anak-anak Saya suruh ikut bela diri agar ngga mudah baper mirip emaknya.

Kedua : Guru Bahasa Arab Yang Menjadi Blogger

Menjadi seorang guru adalah cita – cita Saya sejak kecil, hal ini didasari karena Ayah dan Ibu adalah seorang guru. Makanya kepingin juga menjadi seorang guru seeprti Ibu saya dan Saya kuliah mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Namun memasuki tahun kedua perkuliahan Saya mulai jenuh akan tujuan Saya, ingin rasanya mengulang kuliah untuk mengambil jurusan Sastra. Tapi rasanya mustahil, Saya bukan tipikal orang yang berani mengambil keputusan diliuar asumsi kebanyakan orang. Serta ingat juga berapa biaya yang telah dikeluarkan  buat biaya kuliah. Akhirnya Saya menjalani hari-hari perkuliaah dengan datar-datar saja.

Ketiga : Blogger Yang Suka Coding.

Kata Dedi Dachlan “ngeblog lah agar Anda tahu passion Anda” gitu lah maksud perkatannya. Saya mulai menulis diblog, karena dari sekolah juga udah senang menulis diary, jadi lah blog sebagai diary digital dan taaraaa, makin kesini, Saya lebih senang otak atik coding, Saya suka kepo dengan kode-kode html. Dan Saya sering bahkan sampai larut malam mengotak – atik coding untul layput sebuah blog. Sebenarya ingin sekali mendalami bikin tempakte sendiri. Tapi kapoookkk gara-gara coding Saya jadi jarang nulis.

Keempat : Emak Rempong Dengan Empat Orang Anak

Jarak lahir anak-anak cukup dekat, apalagi antara nomor Satu, Dua dan Tiga, bayangkan Saya melahirkan anak ketiga disaat dua anak Saya masih Balita. Rempong memang, namun makin punya anak kerempongan itu semakin berkurang, percayalah ha ha/

Kelima : Seorang Istri dari Suami yang Idealis

Zaman kuliah Saya juga seorang yang idealis, apalagi sejak aktif dilembaga dakwah kampus, berjilbab rapi, dan menghindair bicara dengan lawan jenis. Sampai setelah menikah, nyatanya hidup nggak cukup hanya modal idealis, hidup perlu realistis. Namun suami Saya tetap lho pada prinsip idealisme nya.


Perempuan identik dengan kecantikan. Dan alaminya semua perempuan berlomba-lomba ingin tampil menarik dan cantik. Pada umumnya hal pertama yang dipandang khalayak adalah wajah, maka tak heran perusahaan kosmetik tumbuh subur, lantas memproduksi produk kecantikan (skincare) dengan target pemasaranya` adalah kaum hawa.

Banyak produk kecantikan (skincare) yang beredar dipasaran mulai harga paling murah. Hingga ada yang mampu merogoh kocek dalam-dalam demi wajah cantik rupawan. Namun sudah pahamkah jika produk kecantikan yang beredar dipasaran apa sudah benar – benar aman dari zat-zat kimia berbahaya. Menurut laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM yang dilansir dari situs liputan6.com menemukan 977 jenis (595.218 kemasan) kosmetik yang beredar tanpa izin dan mengandung bahan berbahaya. Menurut Kepala Badan POM, setidaknya ada tujuh bahan kosmetik berbahaya yaitu : 
- Merkuri (Hg). Merkuri merupakan logam berat yang berbahaya, bersifat racun. Merkuri sering didalah gunakan orang untuk krim ataupun laction. Pemakaian merkuri dapat menimbulkan kerusakan kulit, alergi, bintik hitam dan iritasi. Merkuri juga menyebabkan kanker.
- Hidrokinon. Zat ini juga sering digunakan untk lation pemutih kulit. Hidrokinon adalah zat reduktor yang mudah larut dalam air dan mampu menghambat pembentukan melanin (zat pigmen kulit). Hal inilh yang menyebabkan hidrokinon sering digunakan sebagai pencerah kulit  yang populer. Padahal penggunaan zat ini dalam waktu yang lama dapat  menyebabkan hiperpigmentasi terutama pada derah kulit yang terkena sinar matahari langsung dan dapat menimbulkan ochronosis (kulit berwarna kehitaman)
- Asam Retinoat/Tretinoin/Retionic Acid. Zat ini sering digunakan sebagai obat peling, atau pengelupasan jerawat. Zat ini berbahaya karena akan menyebabkan kulit terasa panas seperti terbakar.
- Resorsinol. Resorsinol sering digunakan orang sebagai obat jerawat dan anti puritk. Zat ini berbahaya sebab akan menyebabkan iritasi kulit
- Bahan Pewarna. Bahan Pewarna Merah K.3 (CI 15585), Merah K.10 (Rhodamin B) dan Jingga K.1 (CI 12075) sering disalahgunakan pada produk lipstik atau sediaan dkoratif lain (pemulas kelopak mata dan perona pipi) karena warnanya yang cerah. Bahan pewarna sintetis ini umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil atau tinta. Zat warna ini merupakan zat karsinogenik. Rodhamin B dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati.
- Diethylene Glycol (DEG) dan Timbal (Pb). Diethylene Glycol sering digunakan orang untuk pembuatan pasta gigi.

           Zat-zat kimia berbahaya yang terdapat dalam kosmetik, jika sering terpapar olah zat-zat tersebut maka akan menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker, kerusakan hati dan ginjal juga rusak nya kulit. Namun tidak semua produk skincare itu berbahaya lho, banyak juga produk kecantikan yang benar-benar mengutamakan kesehatan konsumen. Seperti produk kecantikan QZ Skincare yang terbuat dari bahan alami, aman digunanakn (terdaftar di BPOM) juga produk QZ skincare telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI.  Sebab baik saja tidak cukup, karena kata “HALAL” mesti bergandengn mesra dengan kata “BAIK” 

            QZ Skincare adalah produk skincare dengan mengedepankan bahan alami juga kehalalannya. Dengan kata lain QZ Skincare tidak mengandung mercury dan kawan-kawannya.  Adapun produk dari QZ Skincare berupa : 

PAKET WAJAH PITERA QZ NORMAL TO DRY SKIN 
yang terdiri dari :

1. QZ  WHITENING SERIES 

Sebuah produk perawatan kulit yang telah lulus uji BPOM yang begitu ketat.
Mengandung Galactomyces Ferment Filtrate  atau yang akrab disebut dengan Pitera dan juga berbagai bahan aktif lainnya yang sudah terbukti bermanfaat dan sehat untuk kulit.

Whitening Series bermanfaat untuk :
- Memperbaiki tesktur kulit
- Mencerahkan kulit dengan efek glowing
- Meningkatkan kadar air sehingga kulit terasa lembab
- Membuat kulit kenyal
- Meringkas pori
- Memperbaiki tanda-tanda penuaan
- Memudarkan flek
= Menyehatkan kulit

Satu set QZ Whitening Series berisi :


1. Whitening Facial Toner



2. Whitening Facial Wash



3. BB Day Cream



4. Whitening Night Cream



5. Whitening Serum

Dikarenakan produk ini terbebas dari bahan-bahan kosmetika berbahaya maka hasilnya pun membutuhkan waktu sehingga tidak instan.


So Satu paket ini harganya pun tidak mahal dan masih terjangkau dan di banrol seharga                     Rp, 320.000,-

Produk ini hanya untuk mereka yang mengerti betapa berartinya kesehatan kulit 💖
Coba dan Rasakan sendiri hasilnya 💐



 
 







Manusia adalah makhluk sosial yang akan selalu berkaitan satu sama lain juga akan saling membutuhkan. Karena saling membutuhkan itu maka manusia memerlukan komunitas atau kelompok. Komunitas adalah sekumpulan orang yang memiliki tujuan, visi dan misi yang sama. Sama hal nya dengan blogger maka seorang blogger juga membutuhkan yang namanya komunitas. 
Berikut manfaat yang didapatkan ketika seorang blogger berkomunitas :

Pertama, mendapatkan ilmu dan wawasan.
Ilmu blogging itu banyak dan tidak semua yang akan Kamu dapatkan melalui kelas-kelas blogging. Nah, ketika Kamu bergabung dengan komunitas blogger disanalah wawasanmu seputar blogging akan bertambag melalui obrolan-obrolan membernya di grub. Kuncinya jangan malu untuk bertanya sebab banyak mastah blogger yangtidak pelit ilmu.

Kedua, menambah Pertemanan dan Jaringan.
Itu sudah pasti, jika gabung dalam sebuah komunitas maka pertemananpun akan bertambah dan jariganpun semakin luas.

Ketiga, mendapatkan Ide menulis dan termotivasi buat menulis.
Dikomunitas blogger kamu akan selalu termotivasi buat posting artikel diblog, sebab selalu ada challenge setoran link artikel blog.

Keempat, Mendapatkan info job blogging dan undangan event 
Selain menulis sebagai kegiatan memuaskan bathin dan mencerdaskan pikiran, seorang blogger pasti juga suka dengan namanya Job bisa berupa Job review maupun Content Plactement. Ketika Kamu bergabung dengan komuniitas blogger maka informasi seputar job akan terus ada juga undangan – undangan event bagi Kamu yang tergabung di komunitas blogger daerah.

Ada banyak komuniats blogger baik yang sifatnya komunitas daerah juga komunitas di dunia maya. Sebagai seorang blogger yang masih newbie sayapun mencari-cari grub komunitas yang ada di facebook group. Alasan mencari di facebook grub sebab Saya ini adalah mak rempong yang masih sulit untuk bisa kemana-mana, maka media sosial dan dunia mayalah sarana ternyaman buat menambah produktifitas.

Lalu ketemu lah Saya di facebook group Komunitas Blogger Perempuan Network. Maka mendaftarlah Saya di BPN juga me follow seluruh akun Blogger Perempuan. Siip kan.
Nah, Apasih alasannya bergabung di Blogger Perempuan Network :

Pertama, Blogger Perempuan Network, menaungi seluruh blogger perempuan 
artinya seluruh membernya adalah perempuan (Karena isinya perempuan, kita nyaman yaa)

Kedua : Founder dan admin blogger perempuan kece-kece, dan terus memotivasi emak-emak blogger untuk berdaya dan tumbuh.

Ketiga, Bisa belajar ilmu blogging melalui materi yang ada digrub blogger perempuan.

Keempat, Selalu update informasi juga, melalui email berlangganan 

Kelima, sering berkerjasama dengan brand ternama dalam mengadakan lomba blogging.

#BPN30dayChallenge2018, 
#DAy5

Emak Blogger Ini Bernama Rahayu Asda

Bagi mereka pegiat media sosial, atau yang menjadikan media sosial sebagai ladang mendapatkan penghasilan personal branding itu penting. Sebab segala kemungkinan baik buruknya akan berlaku di media sosial, bahkan segelintir orang mengambil kesempatan itu buat menipu. Jadi, bagi seorang emak blogger seperti Saya, yang suka cuap-cuap distatus dan tidak menampakkan photo wajah  Personal Branding itu penting banget.

Lalu, apasih personal branding itu ? kalau bahasa emak-emak kek Saya ini, personal branding itu artinya kita mengenalkan diri kita sebagai apa. Atau membangun citra positif di tengah masyarakat jika dibawakan keranah dunia maya yaitu membangun citra diri positif di media sosial. Tentunya dengan berbagai tujuan dan pastinya buat closing ha ha ha.

Sebagai seorang blogger juga penulis, tentu Saya harus memberikan nama pena juga nama untuk blog Saya. Lama merenungnya untuk memutuskan nama pena masa itu. Juga ingat pesan senior Saya di keredaksian  Tabloid Fatih  untuk menciptakan nama pena yang mudah diingat. Akhirnya Saya jadi berpikir mengapa tidak menggunakan nama sendiri.

Rahayu Asda Putri  adalah nama panjang pemberian orang tua. Kalau dijadikan nama pena maupun nama blog kayaknya kepanjangan. Kemudian Saya jadi ingat jika guru-guru sering memanggil Saya dengan sebutan ASDA. ASDA itu adalah nama singkatan dari kedua orangtua Saya. Sehingga kami tiga beradik selalu ada dicantumkan kata ASDA ditengah – tengah nama panjang. Menurut Saya nama itu unik dan berciri khas. Mengapa demikian, Setiap mengurus keperluan di BANK, selalu CS nya nanya “Ibu ada hubungannya ya dengan Bapak Rudi”
“hmm Nganu” jawab Saya wkwkwkwk.
Benar sekali si CS itu, soalnya Abang Saya pernah menjabat pimpinan Bank BUMN, jadi selalu ada embel – embel itu.

Nah, kok larinya kemana- mana. Sehubungan nama itu lah,

merenunglah Saya berpuluh purnama. Buat menentukan nama blog juga nama pena.
Dan Saya memutuskan nama Rahayu Asda lenih mudaj di ucapka sebagai nama pena dan alamay blog.

Alasan Mengapa Menggunakan Nama Sendiri :

Pertama : Nama Asda menurut saya unik dan mudah diucapkan

Kedua  : buat branding jika Rahayu Asda adalah seorang personal blogger dan penulis.

Ketiga : Mensyukuri nama pemberian orangtua


Tema NgeBlog

Kalau ditanya, tema apasih yang sering Saya tulis di blog personal.
Sebagai seorang baby blogger alias newbie blogger, yang masih belajar menulis, dalam memilih tema tulisan, Saya masih tema yang ringan-ringan seputar aktivitas keseharian. Menulis seputar aktivitas harian lebih mudah dan tidak merasa terbebani.
Maklum mamak – mamak rempong kek Saya dengan empat orang anak, pasti tulisan tak jauh-jauh dari tema tentang resep masakan.
Harap maklum yaa, setiap hari masak dan setiap selesai masak selalu diselingi dengan aktivitas jepret-jepret.  Belum lagi anak-anak sukanya minta di buatin ini dan itu.
Makanya  sempat kepikiran beranakin blog satu lagi dengan nich food maka jadilah Saya Food Blogger eaaa eaaa..
Nunggu lounching yaaa … ha ha
Sebenarnya, blog Saya belum ada niche nya alias topik blog. Masih blog gado-gado dan lebih sering di sebut lifestyle oleh mamak-mamak blogger.
Jadi masih menulis apa saja yang kepengen Saya tulis.
Waktu hamil Khadijah kemarin, tema tulisan yang sering Saya tulis di blog tak jauh-jauh seputar kehamilan, melahirkan apalagi proses lahiran Saya yang agak sedikit luar biasa 4x Ceasar saudara-saudara.
Jika mau baca-baca pengalaman Ceasar empat kali Saya disinii yaa.

Baca Juga : Ceasar Empat Kali, Mau Tahu Rasanya


Selain tema food dan curcol tentang kehamilan, Saya juga sering menulis tutorial blogging, karena Saya mentor kelas blogging di joeragan artikel, dan senang dengan namanya coding jadi tema tulisan Saya juga terkait seputar tutorial blogging.
Apalagi jika ada yang pengen belajar blogging tapi nggak mau keluar modal. Inbox nanya ini dan itu, ya udah dari pada Saya capek menjelaskan
Cuss langsung Saya kasih link tulisan terkait. Dan yang paling sering di tanya tuhh. Seputaran kok bisa blog dapatain duit gimana caranya.
Jadi dari kesemua cuap-cuap Saya yang bikin eneg ini tentang tema blog yang paling Saya sukai adalah : Kuliner, Blogging dan Curcol soal apa saja dan dimana saja.

Mengapa Saya suka curcol diblog sendiri hal ini adalah DEMI MENGELUARKAN 20.000 kata dalam sehari.



“Oh iya, ini ada mioma tiga centi,  jika janin Ibu lemah, maka moima akan berebut makanan dengan janin dan akan beresiko keguguran. Jika pun janin kuat, maka bayi beresiko lahir prematur dan siap-siap saja kantong darah”
Glek, mendengar penjelasan Sang dokter apalagi ujung nya “kantong darah”, seluruh tubuh Saya
seakan tak bertenaga. Suami menenangkan banyak berdoa dan yakin dengan pertolongan Allah maka semua akan baik-baik saja. Malam itu mata Saya sulit terpejam. Buka laptop, Saya menulis, sembari browsing apa saja tentang hamil dengan mioma plus saya juga mesti Sc keempat kalinya.

***

Sebagai seorang dengan tipe melankolis yang suka kesunyian, bagi Saya menulis adalah kegiatan penting  guna melegakan hati dan pikiran.  Ditambah lagi sifat melankolis yang selalu menetapkan standart tinggi (perfeksionis) juga mudah merasa baper dan tertekan menjadikan menulis adalah  sebagai terapi. Sebenarnya Saya sering tak nyaman dengan tipikal tersebut, tak ingin juga menjadi seorang perfeksionis apalagi pendendam juga suka memendam. Tapi nampaknya dari  semua ciri melankolis yang disebutkan oleh para ahli, 80% ada pada diri Saya. Malangnya Saya sering tak mampu berkata secara lisan jika ada hal yang kurang berkenan itulah yang membuat Saya sering merasa tertekan.

Karena seringnya memendam, Saya memutuskan menulis. Saya mulai menulis catatan harian (diari) sejak tinggal diasrama. Saat itu ketika bersekolah di Madrasah Aliyah Program Khusus. Tinggal diasrama selalu penuh dengan kisah suka maupun duka dan liku-liku perjalanan yang selalu penuh dengan kejutan.  Dimarahi, disindir, di ospek senior saya tulis, dikirimi bubur kacang hijau, rindu keluarga, dihukum karena sering telat bangun shubuh Saya tulis kisahnya dan Saya  menikmati aktivitas itu hingga lulus Kuliah. Bahkan Ada kisah lebih konyolnya lagi,  karena status Saya selain sebagai Mahasiswi saya juga adalah seorang Jojoba alias Jomblo Bahagia, karena tak ada yang berani mendekati Saya sebab standart tinggi itu tadi. Akhirnya Saya menuliskan surat Cinta buat diri sendiri, membelikan kado ulang tahun, hari ulang tahun Saya. Ngenes memang nasib Saya jaman itu.
Tanpa terasa Saya telah mengumpulkan 19 catatan harian.  Dan kegiatan menulis diary itu terhenti sejak setelah Saya menikah. Entah kenapa sejak itu Saya sulit menuliskan unek-unek lagi, apa karena emosi sidah tersalurkan yaa wkwkwkwkw. Namun keberadaan sosial media seperti multyply, menjadikan Saya kembali menulis dan sifatnya buka privasi lagi. Hingga kemunculan blog menjadikan catatan harian manual bergeser kepada catatan elektronik. Sayapun kembali menulis diblog personal, mempublishkannya dan bergabung pada komunitas blogger. 

Menulis di blog tentu berbeda dengan menulis catatan harian yang sesuka hati mengeluarkan unek-unek tak terbendung.  Menulis diblog harus ada seni juga adab dan etika. Boleh menulis sesuka hati namun tak boleh mencemarkan nama baik orang lain.  Makin kesini, Saya makin menikmati kegiatan menulis di blog personal, pikirn-pikiran Saya kembali tercerahkan, segala kejadian dalam hidup Saya tulis di blog. Dengan tujuan agar tulisan yang kita tulis sewaktu-waktu bermanfaat buat orang lain.

Seperti kisah kehamilan keempat Saya, yang di vonis dokter akan keguguran maupun beresiko prematur. Maka nemulah saya tulisan seorang moms blogger  tentang kehamilannya beserta mioma dan baik-baik saja. Sejak baca tulisan itu wory saya mulai berkurang dan kami mencari second opinion dokter kandungan lain. Qadarullah kembali kedokter yang  membantu persalinan Adam, beliau oke seakan-akan mioam dan sc untuk keempat kalinya bukanlah momok menakutkan. Membaca tulisan mom’blogger  Sedikit banyaknya membuat perasaan Saya menjadi lega. Tak banyak lagi kekhawatiran dalam pikiran Saya. Alhamdullah anak keempat Saya lahir 38 minggu, dengan berat 3,7 kg sehat selamat dan kini Saya juga telah bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Jadi, masih ragu buat Saya ajakin ngeblog ???