Showing posts with label Parenting. Show all posts
Showing posts with label Parenting. Show all posts

Untuk Si Kecil Di Atas 12 Bulan, Cobalah Resep Bubur Kacang Hijau Unik

Murah namun penuh nutrisi. Kalimat tersebut rasanya tepat sekali untuk menggambarkan kacang hijau. Ya, salah satu jenis kacang-kacangan ini memang bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia dengan harga  yang terjangkau. Meski demikian, ada banyak sekali manfaat yang terkandung didalam kacang hijau ini, terutama untuk bayi.Sejak usia 6 bulan di manasi kecil mulai mendapatkan MPASI, boleh sekal imenyertakan bubur kacang hijau di dalam menu MPASInya. Tapi tentu saja Anda harus memastikan bahwa tak ada garam atau gula yang dicampurkan.Namun untuk sikecil  yang berusia di atas 12 bulan,  Anda bisa mencoba resep bubur kacang hijau unik berikut ini:

Resep Bubur Kacang Hijau DenganRempah

Di Indonesia, kacang hijau identik dengan olahan manis yang menggunakan santan dan gula. Tapi di beberapa negaraTimur Tengah, kacan ghijau sering juga dijadikan gulai dan dicampur dengan berbagai macam rempah. Nah, Anda bisa mengadopsi, resepi  iuntuk membuat resep bubur kacang hijau rempah yang pasti akan disukai buahhati.
Bahan-bahan:
150 ml air
1 lembar daun salam
150 ml santane ncer
100 gram kacang hijau
Sedikit ada dan lengkuas
1 butir bawang merah
1 siung bawang putih
1 sdt garam dangula
Cara membuat:
Cuci kacang hijau hingga bersih dan rebus sampai matang. Setelahitu, haluskan semua bumbu dan saring, kemudian campurka                                       n kedalam rebusan kacang hijau.Tambahkan air dan santan, masak hingga mendidih.Berikan tambahan gulas tagaram sesuaise Eera.Bubur kacang hijau rempah  ini juga bisa ditambahkan daging sapi giling di dalamnya.Nikmat sekali disantap dengan roti ataupunnasidanpastidisukaisikecil.
Resepbuburkacanghijaugulamerah
Anak-anak biasanya  paling  suka dengan makanan manis. Nah, dari pada membelikannya jajanan yang tidak jelas, And abi samembuat bubur kacang kacang hijau gula merah sebagai dessert. Yuk, simak resep bubur kacang hijau gula merah berikut ini!
Bahan-bahan:
1 gelas belimbing kacang hijau
Setengah butir kelapa parut
150 gram gula merah
5 gelas air
1 lembar daun pandan
Cara membuat:
Cuci kacang hijau hingga bersih, kemudian masukkan kedalam panci dengan ditambahkan air.Masak sampai matang dan empuk sambil terus diaduk.Peras santai dari kelapa parut     dengan air satu gelas, kemudian sisihkan. Haluskan gula merah dengan pisau atau garpu, lalu masukan kedalam kacang hijau yang sudah empuk Aduk hingga tercampur, lalu masuk kanperasan santan. Adukla gi sampai mendidih dan tercampur rata Ikat daun pandandan masukkan kedalam bubur kacang hijau, lalu mati kanapi. Dinginkan, setelah uap hilang masukkan kedalamkulkas.
Setelah dingin, keluar kandari kulkas dan sajikan.Bubur kacang hijau ini memang memiliki sedikit kuah sehingga tekstur nya lebih kental.Kalau  sikecil suka, bisa juga ditambahkan satu skup eskrim vanila di atasnya.
Kedua resep bubur kacang hijau tersebut sangat mudah dicoba dan tidak membutuhkan bahan terlalu banyak.Anda bisa menjadikannya snack untuk buah hati sekaligus  bisa juga dikonsumsi
Unggulan oleh seluruhan aggota keluarga.Jangan lupa
 sel alu sediakan kacang hijau mentah di rumah untuk sewaktu-waktu
diolah menjadi berbagai jenis makanan lezat yang tentu saja juga menyehatkan.Selamat mencoba!

Gambar : Situs Buka  Lapak
Dokumen Pribadi
Kata orang, wanita hamil itu suka makan yang asem-asem seperti mangga muda atau kedondong. Namun sejauh pengalaman saya selama hamil dan ini kehamilan untuk keempat kalinya justru saya tidak suka makan makanan khususnya buah yang asam.  Sehari-hari sebelum hamil,  saya lebih suka makanan pedas atau asin. Misalnya saat beli kue, pilihannya tertuju pada kue-kue pedas atau asin seperti pastel, risoles, bakwan dan kurang suka puding dan kue manis lainnya. Tapi sejak hamil keempat ini selera berubah, saya jadi suka dengan makanan dan minuman manis.
                Jadi ceritanya, diberanda ef be itu dari dulu memang berseliweran olshop yang menawarkan kurma muda. Logikanya buah jika belum matang kan pasti rasanya asam, pikir saya kala itu, jadi masih belum minat untuk membeli. Apalagi ada yang bilang malah kurma muda bagus dikonsumsi buat wanita yang sulit mendapat keturunan. Nah, saya saja sudah anak tiga, semakin belum berminatlah  untuk membeli, ditambah pula itu harga sekilonya juga agak sedikit mahal dibanding kurma matang.
                Namun semakin hari kurma muda ini semakin mentel saja nampaknya dimata saya. Menjadi – jadi pula kelakuannya, tiap buka beranda facebook nampak itu kurma muda tersenyum cantik. Seperti dia mau bilang “rasalah-rasalah”. Kebetulan, teman kuliah adik ipar saya olshoper yang bakulannya khas produk timur tengah. Karena penasaran saya inbox dan tanya, rasanya gimana itu kurma, lalu dibalasnya “manis uni”. Alamak meleleh lah air liur awak di buatnya. Ini demi-demi di jabang bayi didalam perut, saya order itu kurma muda agak seperempat, jadilah buat memecahkan rasa penasaran saya yang katanya manis.
                Mungkin ini yang dinamakan rezeki anak sholeh, malam menjelang isya, pintu rumah di ketok. Rupanya orderan saya di antar. Si teman ini datang beserta dua anak yang masih bayi, jauh – jauh datang dari batu 9  (rumah saya 0 kilometer), “Uni ini kurmanya, nggak usah dibayar, rezekinya Ibu hamil”. Masyaallah, semoga Allah selalu memberi kelapangan rezeki buat kamu dek. Kurma muda nampak nyata didepan mata. Bentuknya bulat lonjong dengan tekstur padat dan kulitnya berwarna  kuning. Pada gigitan pertama, daging kurma muda ini rasanya hampir mirip dengan  daging kelapa tua, hanya kurma muda lebih bisa di kunyah dimulut. Soal rasa, Masyaallah Allah kuasa, rasanya sungguh manis berbeda dengan buah yang belum matang kebanyakan ya kalau tidak asam, ya pahit. Namun kurma muda rasanya sangat manis.
              :
Domuken Pribadi
Akhirnya saya serching lah di google, Kurma muda lebih dikenal dengan sebutan Ruthob dan dalam bahasa latin disebut Phoenix dactylifera. Dan kandungan yang terdapat dalam Ruthab ini sebagai berikut : 
·           Zat besi berfungsi untuk menjaga kebutuhan oksogen di dalam darah sehingga mencegah munculnya anemia.
·           Kalsium berguna untuk memberikan nutrisi pada tulang dan gigi sehingga mencegah keroposan pada tulang yang bisa saja terjadi saat berusia lanjut atau dikenal dengan istilah osteoporosis.
·           Klorida berguna untuk membantu tubuh untuk mengeluarkan karbondioksida di dalam tubuh.
·           Vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin a banyak terdapat pada wortel dan rimbang.
·           Vitamin C banyak terdapat pada buah jeruk dan buah mangga. Vitamin c berfungsi unutk mencegah penyakit sariawan.
·           Vitamin K berfungsi untuk menghentikan pendarahan jika terjadi pendarahan seperti luka.
Nah, apa saja manfaat mengkonsumsi kurma muda ini :
Pertama, Ampuh melawan kanker. Dalam sebuah penelitian Peneliti Dr Arshad H Rahmani dari Qassim University, mengatakan bahwa hasil penelitian telah menunjukan tentang manfaat kandungan buah kurma yang mampu mencegah terjadinya mutasi sel yang mengarah kepada perkembangan sel-sel kanker yang sangat berbahaya. Studi ini diterbitkan di Journal of Clinical and Experimenta Medicine. Kurma muda memiliki sifat anti  kanker, yang berfungsi melawan sel kanker.
Kedua, Mencegah Pendarahan dan baik untuk Ibu Hamil. Kurma muda adalah untuk mengurangi pendarahan saat melahirkan. Kurma muda mengandung vitamin k yang baik untuk mencegah pembekuan darah sehingga darah yang keluar tidak terlalu banyak. Akibat fatal jika darah keluar terlalu banyak akan menyebabkan tubuh kehabisan banyak darah. Untuk itu kurma muda banyak dianjurkan oleh para pakar kesehatan sebagai bahan alami yang mebantu terjadinya pembekuan darah. Untuk Ibu hamil ,kandungan nutrisinya bisa menghilangkan stres juga mengatur tekanan darah pada ibu yang akan melahirkan.
Ketiga, Memperlancar Produksi Asi. Kurma Muda mengandung  oksitosin, yang dapat membantu ibu menyusui memperlancar produksi ASI. Disamping itu kandungan oksotin ini juga berfungsi untuk membantu proses kontraksi otot polos dinding rahim, hal itu sangat penting dan membantu istri saat berhubungan dengan suaminya.  Kandungan tersebut bekerja untuk merangsang otot polos di dalam uterus (rahim) agar lancar dalam berkontraksi. Maka banyak peneliti menyarankan untuk mengkomsumsi kurma muda untuk menjaga kesuburan
Keempat, Menjaga kesehatan Mata. Kurma muda mengandung vitamin A, Vitamin A baik untuk mata.juga dapat menjag akesehatan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah kanker mulut
Kelima, Meningkatkan Daya Ingat

                Subhanallah, sungguh banyak khasit kurma muda ini. Saya yakin emak-emak yang baca pasti ingin mecicipi kurma muda ini. Nah, untuk wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya, saya bantu promo in nih bakulan temn saya,  bisa PO dulu dan wa saya ke nomor 085364238802. Delivery order ya
Menyambung cerita saya kemaren tentang anggapan kesuksesan bagi kebanyakan orang.  Bahwa sukses itu adalah ketika bisa duduk dibelakang meja, memakai baju kemeja mahal plus berdasi atau blazzer bagi wanita dengan mendapat gaji setiap bulannya. Barangkali itu adalah impian dari semua mahasiswa, termasuk saya pada saat itu. Bersungguh-sunguh kuliah, mendapatkan nilai bagus, lalu diterima diperusahaan atau lolos seleksi CPNS kemudian bekerja sesuai dengan bidang keahlian.
                Namun apa jadinya jika kenyataan tidak sesuai harapan. Bahwa yang sebenarnya adalah sulitnya lapangan pekerjaan di negara kita, hanya mengandalkan selembar ijazah namun minim skill hingga petantang-petenteng membawa ijazah kesana kemari untuk melamar pekerjaan. Sedikitnya lapangan pekerjaan membuat tingkat pengangguran semakin tinggi. Akhirnya banyak yang frustasi hingga terlintas sebuah anggapan “buat apa kuliah jika pada akirnya hanya menjadi kulli bangunan atau buat apa kuliah jika pada akhirnya hanya dirumah saja”.
                Jika kejadiannya sudah seperti itu, siapa yang mesti disalahkan?? Apa orang tua yang dulu hanya mendidik untuk belajar, belajar yang tekun tak usah pikirkan biaya dll, atau kitanya yang kurang kreatif untuk mengembangkan skill yang dimiliki. Banyak wanita lulusan sarjana akhirnya terbentur persoalan anak hingga memilih berdamai dengan kenyataan dan memilih untuk dirumah dengan mengesampingkan egonya untuk berkarier.  Selembar ijazah dengan IPK diatas 3 setengah, lama kelamaan tidak ada artinya jika tidak ada skill dalam diri. Sulitnya lapangan pekerjaan atau kodratnya perempuan adalah dirumah membuat pentingnya seseorang untuk berkarya dengan terus mengasah skill yang dimiliki.

                Mari kita belajar dari pengalaman, jika dahulu orangtua kita mengajarkan hal seperti itu hanya untuk tekun belajar tanpa mengasah skill, berdamailah dengan keadaan sebelum usia menjelang 40 tahunan teruslah mengasah skill yang dimiliki, carilah passion yang sesuai dengan diri dan teruslah mengasah passion tersebut hingga menghasilkan. Kemudian arahkan anak sedari dini untuk bekaryaa, berwira usaha khususnya anak perempuan. Seperti mengajari masak, menjahit, menulis dan lain-lain, agar suatu waktu jika takdir anak gadis kita nantinya berada dirumah dia telah siap dengan skill yang dimiliknya.Karena, memasuki era digital, banyak pekerjaan yang tak perlu kantor, atau dengan di rumah saja, namun tetap menghasilkan

photo : pixbay


                Saya dan suami berbeda karakter. Mungkin itu yang namanya jodoh, saling mengisi kekurangan masing –masing, saya yang selalu pesimis,  ragu-ragu dan penakut dipertemukan Allah dengan laki-laki yang selalu bahkan menurut saya sangat optimis, tidak takut sama sesiapun (kecuali Allah)/pemberani dan cepat mengambil keputusan. Termasuk berbeda latar belakang, saya dilahirkan dari kedua orang tua yang bekerja, sementara ibu mertua saya adalah seorang ibu rumah tangga.
                Saya lahir dikota kecil, kedua orangtua saya berprofesi sebagai guru sekolah dasar. Karena Ibu saya adalah wanita pekerja, jadi kami sedari kecil sudah terbiasa mengurus keperluan sendiri-sendiri. Jika lapar, lauk pauk sudah tersedia dalam tudung saji diatas meja makan, tinggal makan sendiri-sendiri. Karena semua serba dilakukan sendiri, maka jarang sekali ada momen makan bersama didalam keluarga kami, kecuali saat buka puasa di bulan Ramadhan.
                Hal ini bertolak belakang dengan keluarga suami, beliau lahir dan besar di kaki bukit pada salah satu kampung diSumatera Barat. Di kampung-kampung laki-laki minang bisa dikatakan jarang sekali menginjak dapur. Semua keperluan dilayani oleh istri. Pada waktu jam makan, setiap keluarga akan makan bersama, hidangan diletakkan diatas tikar yang telah terbentang, semua anggota keluarga duduk untuk makan bersama. Ibu mertua dan anak-anaknya tidak akan makan sebelum sang Ayah pulang dari ladang. Apa begitu panggilan untuk ayah mertua saya, saat beliau pulang dari ladang, maka piring dan lauk-paukpun dihidangkan, setelah selesai makan, barulah piring-piring diangkat dan dibersihkan. Namun setelah makan, anggota keluarga tidak langsung berpencar, ada beberapa obrolan dan nasehat-nasehat dari ayah mertua saya.  Apalagi jika pada saat moment makan malam, setelah piring dibersihkan, ayah mertua memulai diskusi, tak jarang disikusi sesama anggota keluarga hingga larut malam. Itulah yang terjadi dikeluarga suami hingga sekarang.
Tradisi dalam keluarga saya, jika dilihat mungkin lebih terkesan praktis dan tidak merepotkan satu sama lain. Tapi justru hal itu berdampak hingga kami dewasa, keakraban sesama saudara jadi agak berkurang.Ketika ada masalah kami selalu menyelesaikannya sendiri-sendiri. Jarang sekali bermbuk untuk bermusyawarah. Apalagi ketika televisi sudah berada dikamar masing-masing, maka ruang keluarga pun kini terlihat lengang. Karena anggota keluarga lebih nyaman berada didalam kamar.
Bagi keluarga suami, yang telah terbiasa berdiskusi setelah makan, menjadikan mereka akrab sesama saudara hingga dewasa. Ketika ada suatu  masalah,  hal itu didiskusikan bersama kemudian dicarikan jalan keluarnya. Bahkan ketika anak-anak telah berpencar hidup dirantau. Ketika ada permasalahan, suami tetap menelpon adik-adiknya berembuk untuk meminta pendapat. Tradisi itu yang saya terapkan keanak-anak, walaupun anak-anak masih kecil, ketika buyanya lagi dirumah, kami makan bersama mereka bisa makan sendiri-sendiri termasuk sikecil Adam yang usianya empat tahun. Tapi sejak saya hamil, saya ngungsi sementara kerumah orangtua. Saya sering sekali kerepotan sebab anak-anak susah untuk makan, terpaksa saya harus menyuapkan satu persatu.
Tradisi keluarga akan berbeda-beda, namun jangan remehkan moment makan bersama sesama anggota kelaurga karena itu adalah hal yang sangat penting, pada saat itulah seluruh anggota keluarga berkumpul.
Berikut 10 Alasan pentingnya  makan bersama yang di kutip dari situs Kompas.com
1. Nutrisi lebih baik. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa keluarga yang makan bersama-sama memiliki nutrisi yang lebih baik secara keseluruhan. Hal ini juga menurunkan risiko berbagai penyakit dan obesitas. Anak-anak dan orangtua mereka akan lebih banyak makan sayuran, sehingga mendapatkan lebih banyak vitamin dan nutrisi.
2. Performa anak-anak lebih baik di sekolah. Menurut sebuah penelitian tahun 2005 di Universitas Columbia, remaja yang makan bersama keluarga mereka setidaknya lima kali seminggu lebih mungkin mendapatkan nilai yang lebih baik di sekolah. Anak-anak yang makan dengan keluarga mereka juga memiliki sikap yang lebih positif tentang masa depan mereka.
3. Meningkatnya komunikasi. Makan malam bersama dalam keluarga untuk memberi kesempatan untuk komunikasi. Percakapan selama makan memberi kesempatan bagi keluarga untuk menjalin ikatan dan terhubung satu sama lain. Hal ini juga memungkinkan orangtua dan anak-anak untuk mendiskusikan topik-topik menyenangkan dan serius, dan saling belajar.
4. Mengembangkan keterampilan sosial. Makan bersama juga membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial yang baik karena mereka belajar menjadi pendengar yang baik, dan sabar menunggu sementara orang lain sedang berbicara.  Mereka juga menjadi ingin tahu tentang orang lain bukan hanya fokus pada diri sendiri.

5. Mengajarkan sopan santun di meja makan.
 Kesempatan yang baik bagi orangtua untuk mengajarkan anak-anak mereka sopan santun di meja makan. Jika anak-anak tumbuh tanpa tata krama di meja makan, itu akan menciptakan banyak masalah bagi mereka dalam keberhasilan masa depan mereka.
6. Mengurangi penyalahgunaan zat. Menurut sebuah penelitian oleh Pusat Nasional Ketergantungan dan Penyalahgunaan Zat di Universitas Colombia, keluarga yang tidak makan malam bersama tiga setengah kali lebih rentan terhadap penyalahgunaan resep dan obat lainnya. Makan malam keluarga tentu mengurangi tingkat penyalahgunaan zat di kalangan orang dewasa dan anak-anak dalam keluarga.

7. Hubungan baik. 
Makan malam keluarga merupakan kesempatan yang ideal untuk memperkuat ikatan keluarga. Anak-anak dapat menggunakan waktu makan malam untuk membicarakan hal-hal penting atau meminta orang tua mereka menjawab pertanyaan anak-anak. Kegiatan membangun hubungan juga bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak terutama saat mereka menghadapi masalah-masalah yang lebih sulit di usia remaja.

8. Lebih hemat. Makanan beli tentunya lebih mengeluarkan biaya daripada makanan yang disiapkan di rumah. Jadi, ini akan menghemat banyak uang dalam jangka panjang.

9. Meningkatkan cita rasa anak-anak. Makan bersama berarti memasak makanan yang umum untuk seluruh anggota keluarga. Dengan cara ini, anak mengenal makanan baru dan tidak menjadi rewel tentang pilihan makanan.

10. Struktur dan rutin. Rutinitas membantu anak-anak menemukan organisasi dan kemantapan dalam kehidupan keluarga mereka. Makanan keluarga secara teratur memberikan anak-anak rasa yang normal dan mereka dapat menikmati saat-saat ini setiap hari.



                

Beberapa hari lalu, netizen dihebohkan dengan status seorang ibu yang mengatakan jika perempuan yang melahirkan secara spontan atau normal adalah Ibu yang sempurna. Begitu juga sebaliknya, Ibu yang melahirkan secara caesar atau operasi adalah ibu yang tidak sempurna. Tak pelak lagi, pernyataan si Ibu ini melalui status facebook langsung menuai protes dari seluruh Ibu-Ibu pengguna sosial media, disreenshoot dan dibagikan berkali-kali. Tersinggung, iya dong kerana tidak terima dikatakan tidak sempurna. Termasuk saya, ha ha. Hallo ibu Ismi …  situ sehat.?

Setelah menjemput anak-anak pulang sekolah, sesampainya dirumah, siKakak langsung mengeluarkan buku dari tas, untuk membuat PR, tanpa mengganti baju sekalipun.
                “Ummi ada PR, PR nya susah, tadi bu guru marah-marah karena semua teman-teman tidak mengerti”, ucapnya dengan wajah panik.
                Saat itu, saya melihat ada genangan air dipelupuk matanya. Sejak naik ke kelas dua, ia selalu bercerita jika gurunya saat ini GARANG sekali. Ada ekspresi ketakutan diwajahnya
                “Ummi tahukan, Buk Ani, (nama samaran), garangnya Buk Ani lebih garang lagi Buk Santi (Nama Samaran)”. Begitu ucapnya akhir-akhir ini.

               
Seperti biasa, sebelum memulai kegiatan mengaji, saya sering melemparkan beberapa pertanyaaan untuk memancing anak – anak bercerita tentang kegiatannya juga bertanya kabar. Memang jadwal mengaji malam didominasi oleh anak – anak berusia SD, bahkan ada juga beberapa yang menginjak remaja. Berdiskusi atau bahasa sayasih lebih banyak mengadu persoalan sekolah dan teman-teman. Bahkan ada seorang yang baru  tahun ini masuk SMP, sering bercerita kepada saya,
“ ummi, masak disekolah kami, jadwal Sholat Zahur di tentukan perkelas, jadi kalau pas kelas kami nggak kena jadwal sholat, jadi kami nggak sholat zuhur ummi”,
lalu lanjutnya lagi
“jadi, guru-guru di sekolah yang nanggung dosa kami ngga sholat”.
“Kan,  bisa sholat pas pulang sekolah” jawab saya menjelaskan.
Sumber Gambar : Google
Setiap anak terlahir membawa fitrah kejujuran. Karena itu, mereka cenderung menyampaikan apa saja yang dilihat dan didengarnya kepada orang dewasa. Orang tua dan lingkungan, adalah dua faktor penting dalam menanamkan kejujuran pada seorang anak, terutama saat mereka masih berusia dini. Jika anak telah terbiasa untuk bersikap jujur sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bijak saat dewasa nanti.
Untuk menanamkan kejujuran pada anak, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Antara lain adalah menghindari reaksi negatif terhadap apa yang disampaikan anak. Jangan memarahi, apalagi membentak, saat anak mengakui kesalahannya. Sebaiknya, berilah penghargaan atas tindakannya. Memarahi anak justru akan membuatnya takut untuk bicara jujur di masa depan.
Sumber gambar google
Ini cerita saya suatu sore minggu lalu, saat anak saya bermain bersama anak-anak tetangga mereka berkumpul, karena seperti biasa anak sulung saya, hafizah  menggelar dagangnnya di depan rumah. Ketika itu saya lagi berada di ruang tamu mengajar anak les, tiba – tiba Hafizah berlari masuk kerumah dan ketakutan, wajahnya pucat, sambil mengatakan “ummi tadi ada orang suruh Hafizah naik motor”
Saya langsung keluar, nampak seorang laki-laki  separuh baya mengendarai honda beat memakai  jeket, dan mengendarai motor berlalu menjauh  kira – kira 5 meter dari kami lalu  berhenti, sambil pura-pura menelpon  seseorang. Saya terus memperhatikan bapak tersebut dari  teras rumah. Ingin menegur orang tersebut, tapi saya kuatir sebab suami sdang berada diluar kota. Dalam benak saya sudah berpikiran yang macam-macam dan berperasangka buruk tentang pedofilia atau predator seksual.

Menurut Al Ghazali  dalam Ihya ulumuddin metode melatih anak merupakan perkara yang terpenting dan paling utama. Anak adalah amanah bagi kedua orangtuanya. Hatinya yang suci merupakan perhiasan yang sangat berharga. Bila ia dilatih mengerjakan kebaikan, ia kana tumbuh menjadi orang yang baik dan bahagia dudunia dan akhirat. Sebaliknya bila ia dibiarkan mengerjakan keburukan dan di biarkan begitu saja  bagaikan hewan, ia akan sengsara dan binasa.
Cara orang tua mrnjaha anaknya adalah denga mendidik dan mengerjakan akhlak yang baik serta menjaganya dari teman-teman yang buruk. Saat orang tua melihat tanda – tanda bahwa anaknya telah mampu membedakan antara yang baik dan yang buruk , ia harus meningkatkan penngawasan terhadap anaknya. Hal ini di awali dengan timbulnya rasa malu pada anak.  Bila ia sudam memiliki rasa segan dan malu, serta tidak mau melakukan beberapa hal tertentu, semua itu Karen ia sudah mulai berpikir dengan baik sehingga ia sudah melai mengetahuii perkara yang tidak baik.
Sikap ini merupakan petunjuk dari Allah yang di berikan kepadanya dan menunjukkan akhlak dan kejernihan hati. Ini merupakan petunjuk yang menggembirakan karena akalnya sudah menjadi sempurna saat baligh.
** Sumber : www.theasianparent.com/dampak-buruk-bila-kita-sering-memarahi-anak-di-muka-umum/4/
Kadang kita tidak sadar telah memarahi anak di depan orang-orang lain. Apa dampaknya pada perkembangan psikologis anak? Memarahi anak memerlukan trik khusus agar memberikan hasil sesuai harapan. Bila Anda emosi dan ingin memarahi anak, ingatlah ulasan berikut… Anak adalah pribadi suci. Anak adalah anugerah terindah. Anak adalah titipan Tuhan. Berapa banyak pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran seorang anak? Nah, kita yang sudah dikaruniai satu anak maupun lebih, sudah seharusnya membekali diri dengan ilmu mendidik anak. Ilmu tersebut bukan hanya bermanfaat untuk kita sebagai orangtua, tetapi juga untuk buah hati kita. Salah satu bekal yang dapat kita lakukan adalah dengan banyak membaca buku-buku parenting, mengikuti seminar orangtua, berdiskusi dengan sesama orangtua, dan yang paling mudah tentunya mengingat dan melihat kembali bagaimana orangtua kita dulu mendidik kita. Nah Parents, jangan memarahi anak, jangan membentak anak, dan jangan membanding-bandingkan anak dengan orang lain, ya. Kenapa kita tidak boleh memarahi anak? Selain hal itu tidak baik untuk perkembangan anak, berikut beberapa dampak memarahi anak yang saya kutip dari buku 5 Yang Dilarang terbitan Elex Media Komputindo.
Acara televisi makin hari makin tidak ‘ramah’ pada anak-anak, si kecil juga jadi malas bergerak. Coba yuk, Ma, ajak anak Anda lakukan sejumlah kegiatan menyenangkan tanpa televisi.
TVitupasif
Inilah yang bisa dilakukan untuk mengalihkan keinginan si kecil menonton TV:

1. Menggambar di Gelas Keramik

Siapkanlah spidol atau cat untuk menggambar di alat-alat makanmu yang dibuat dari keramik. Nah, jika kamu ingin membuat gambar tersebut jadi permanen, setelah anak selesai berkreasi di piring keramik, masukkan ke dalam oven yang sudah diatur suhunya 350 derajat selama 30 menit. Jadi deh, gelas unik kreasi si kecil!