Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts


Idul adha telah berlalu beberapa hari. Pasti dong Bu Ibu masih menyimpan stok daging kurban. Karena tidak semua yang dimasak langsungkan?.
Pada hari raya kurban kali ini Alhamdulilah Saye  dapat kurang lebih 3 kilo daging Sapi. Satu kilonya dari panitia kurban dan  selebihnya adalah jatah Ayah sebagai peserta kurban. Awalnya memang sudah niat mau kasih ke tetangga dan si Mbak yang bekerja di rumah kami. Tapi saya pikir, semuanya juga sudah dapat jatah daging segar, pasti neg jika dimakan bersamaan, ya udah nanti aja pas daging selesai dimasak baru saya berikan.
Dua kantong daging yang dibawa Anak saye dari panitia kurban, malam itu juga saye cuci bersih dan besoknya baru di eksekusi.


Nah, sekarang masanya eksekusi. Daging Sapi segar saya potong tipis – tipis kemudian, saye beri bumbu :
-          Ketumbar bubuk
-          Dua tungkul bawang putih
-          Jahe
-          Lengkus.
-          Garam secukupnya
-          Semua bahan digiling halus.

Setelah bumbu halus, daging yang telah dipotong tadi dicampurkan dengan bumbu halus hingga merata, masukkan kewajan lalu rebus dengan api sedang agar daging empuk.

                Daging yang sudah direbus tadi, kan sudah empuk tuh jadi bisa di olah dengan berbagai menu masakkan, kalau saya sih empat aja dulu dahh. oh iya bisa disimpan buat stok dikulkas


Pertama : Dendeng Batokok


Ha ha, kok namanya dendeng batokok sih, sebagai keturunan Minang, tahu dong dendeng batokok. Kalau daging yang dimasak dengan santan dinamai kalio maupun Randang, sementara daging sapi yang digoreng dinamai Dendeng. Lho lho lho kok ditambahin batokok. Batokok maksudnya diketok atau di tumbuk lagi. Jadi Daging yang sudah direbus lalu digoreng kemudian di tokok atau di ketuk maka dinamailah dendeng batokok.

Nah, tadi kan saye dah punya stok daging yang telah direbus. Tinggal ambil dalam kulkas goreng, trus di tokok dan dikasih cabe meraah. oh iyaa untyk dendeng batokok biasanya cabe merah yg digunakan untuk sambalnya hanya digiling kasar yaa.

Kedua : Sop Daging


Kali ini saya tidak dapat jatah tulang, namun dengan begitu tetap bisa lho buat sop daging. Dengan stok daging yang udah direbus diawal, karena sudah empuk, saye hanya perlu waktu 30 menit buat memasang sop daging. Praktis kan ??

Ketiga : Beef Steak Saos Terayaki


Ini permintaannya anak gadis yang minta dibuatkan beef steak. penasaran dengan resepnya lihat disini yaa

Keempat : Roti Ingris


wkwkwk .. mengapa dinamai roti Ingris ?? ini banyolan saya ke Adam. 
pas nawarin dia makan, emaknya bilang :
 " Dam, Ummi ada bikin sesuai tu tuh, Adam mau ??"
" Bikin apa Mi "?
"Roti Ingris" kata saya
"mau mau mau"

ntar kalau saya bilangin dari daging pasti tu anak kagak mau, setelah dimakan, besok paginya pas emaknya lagi baca Yasin, 
Adam datang sambil bilang :
"Ummi, ayook lah bikin roti ingris lagi"

wkwkwkwkwk

untuk resep menyusul yaa