Showing posts with label Dongeng Pengantar Tidur. Show all posts
Showing posts with label Dongeng Pengantar Tidur. Show all posts
             
Images : google
  
Teguh sumringah sekali, sehabis terima raport. Paman Hadi  dan sepupunya Mira, berjanji akan membawanya ke desa menghabiskan liburan di rumah Nenek dan Kakek.
                “Asyiiikkk, Paman Hadi datang,” teriak Teguh gembira.
                “Ayo Paman, kita segera berangkat,” rayu Teguh tak sabaran..
                “Eiitt, sabar dulu sayang”, ucap Bunda Teguh dengan lembut
                “Bunda akan membuatkan minum dulu untuk Paman Hadi dan Mira,” ujar bunda nya lagi.
                Setelah selesai mengobrol dengan Ayah dan Bunda Teguh, mereka pun berpamitan, dan tak lupa Bunda Teguh menitipkan oleh-oleh buat Nenek di desa.
                “Guh, Kamu jangan nakal ya di rumah Nenek.” Pesan bunda Teguh.
                “Iya, iya Bunda,” jawab teguh hormat.
                “Ayo Guh, kita berangkat.”
                “Lets go,” teriak Teguh dan Mira bersahutan.
                Paman Hadi adalah adik ayah Teguh yang paling kecil. Setamat kuliah, Paman Hadi langsung di terima mengajar di Sekolah dasar swasta sebagai guru olah raga. Sementara Mira adalah sepupu Teguh, anak dari Bibi Hafsah adik Ayah Teguh yang nomor dua. Teguh dan Mira memang sudah akrab sejak dari kecil karena usia mereka hanya terpaut satu tahun. Teguh duduk dinagku kelas 5 sementara Mira kelas 4 sekolah dasar. Setiap libur sekolah, Teguh dan Mira sering di ajak untuk menghabiskan liburan di rumah Nenek. Maka tak heran jika libur kali ini mereka sangat bersemangat. Sebab Teguh dan Mira telah mempunyai teman-teman di desa, seperti Andi, Nisa dan Hafiz. Namun ada satu hal yang membuat mereka begitu bergairah kerumah Nenek, karena mereka telah membuat rencana untuk mengisi liburan.

Sumber gambar Web Ral Kismis 
Pimpi adalah seekor kura-kura yang baik hati, dia selalu membantu siapapun yang butuh pertolongan, sehingga seluruh penghuni hutan sangat menyukainya. Pagi ini, pimpi sedang asyik-asyiknya bercengkrama di tepi sungai bersama Boni si Kerbau hutan. Tiba-tiba saja terdengar teriakan memanggil Pimpi.
                “Pimpi … Pimpi … dimana kamu?”
                “Pimpi, bukankan itu suara Nugi si Monyet nakal” sahut Boni memberi isyarat
                “Iya Boni, ada apa ya Nugi mencariku” jawab Pimpi
                “Hei Pimpi , disini kamu rupanya”  sahut Nugi
                “Aku ada perlu dengan mu Pim” ujar Nugi lagi
                “Apa apa ya Nugi” Jawab Pimpi
“Hati-hati Pim, Nugi itu nakal, pasti dia punya niat tidak baik” bisik Boni di telinga Pimpi