Showing posts with label BPN30dayChallenge2018. Show all posts
Showing posts with label BPN30dayChallenge2018. Show all posts

Jika ditanya tentang fakta diri sendiri kok Saya jadi bingung mau nilis dari mana, secara karena kesibukan mengurus anak dan keluarga kadang sering lupa dengan diri sendiri. (Hu hu hu ngelap ingus). 

Apalagi momentnya sebulan menjelang hari kelahiran Saya. Jadi deh ingat cerita beberapa tahun lalu, saat zaman kuliah selain menyandang status sebagai mahasiswi saya juga menyandang status Jojoba, Jomblo-jomblo bahagia. Iyees jadi bahagia sebab Saya bangga dengan status jomblo masa itu. (Alhamdulilah nggak sampai ngenes wkwkwkw). Namun lantaran jojoba itu Saya sering berkelakuan  diluar dari kebiasaan orang-orang kebanyakan. 

Mau tahu apa yang Saya lakukan. 
Pergi kemana-mana sendiri. Kadang suka menikmati kesendirian, pergi belanja sendiri, naik bus kota sendiri, makan di warung pnggiri jalan sendiri. Daan, Saya menikmati kesendirian itu.
Nah, selain kesendirian itu, ada hal yang lebih konyol lagi, 
Saya suka menulis Sarat Cinta Untuk Diri Sendiri, 
wkwkwkwkwk (Suratnya masih tersimpan rapi dilemari, isi nya seputar penghargaan terhadap diri sendiri lah Konyol yaa)
Kemudian yang paling gokilnya lagi, Setiap moment Ulang Tahun, 
Saya merayakan ULTAH sendiri, membelikan kado buat diri sendiri. Ha ha ha Nasebb jojoba masa itu.

Kalau diingat – ingat masa itu pengen ketawa sendiri dan setelah menikah dunia Saya berubah 180 derajat. Dari dulu kemana-mana sendiri sekarang malah risih jika pergi sendiri. 
Soo.. kalau begitu akan berbeda dong Fakta tentang diri dulu dan sekarang, YA udah deh Fakta tentang diri yang sekrang sebab kita hidup sekaranag dan untuk yang akan datang

LIMA FAKTA TENTANG DIRI SENDIRI

Pertama : Anak Bungsu Yang Suka Baperan

Dalam Keluarga, Saya adalah anak bungsu dari tiga orang bersaudara. Dari sebelum nikah hingga sudah punya anak empatpun Saya masih suka baperan dan melow, apalagi jika ada masalah bawaannya melow dan suka berpikiran yang aneh-aneh. Kadang Saya sering berpikir ngga enak lho jadi orang baperan, makanya Anak-anak Saya suruh ikut bela diri agar ngga mudah baper mirip emaknya.

Kedua : Guru Bahasa Arab Yang Menjadi Blogger

Menjadi seorang guru adalah cita – cita Saya sejak kecil, hal ini didasari karena Ayah dan Ibu adalah seorang guru. Makanya kepingin juga menjadi seorang guru seeprti Ibu saya dan Saya kuliah mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Namun memasuki tahun kedua perkuliahan Saya mulai jenuh akan tujuan Saya, ingin rasanya mengulang kuliah untuk mengambil jurusan Sastra. Tapi rasanya mustahil, Saya bukan tipikal orang yang berani mengambil keputusan diliuar asumsi kebanyakan orang. Serta ingat juga berapa biaya yang telah dikeluarkan  buat biaya kuliah. Akhirnya Saya menjalani hari-hari perkuliaah dengan datar-datar saja.

Ketiga : Blogger Yang Suka Coding.

Kata Dedi Dachlan “ngeblog lah agar Anda tahu passion Anda” gitu lah maksud perkatannya. Saya mulai menulis diblog, karena dari sekolah juga udah senang menulis diary, jadi lah blog sebagai diary digital dan taaraaa, makin kesini, Saya lebih senang otak atik coding, Saya suka kepo dengan kode-kode html. Dan Saya sering bahkan sampai larut malam mengotak – atik coding untul layput sebuah blog. Sebenarya ingin sekali mendalami bikin tempakte sendiri. Tapi kapoookkk gara-gara coding Saya jadi jarang nulis.

Keempat : Emak Rempong Dengan Empat Orang Anak

Jarak lahir anak-anak cukup dekat, apalagi antara nomor Satu, Dua dan Tiga, bayangkan Saya melahirkan anak ketiga disaat dua anak Saya masih Balita. Rempong memang, namun makin punya anak kerempongan itu semakin berkurang, percayalah ha ha/

Kelima : Seorang Istri dari Suami yang Idealis

Zaman kuliah Saya juga seorang yang idealis, apalagi sejak aktif dilembaga dakwah kampus, berjilbab rapi, dan menghindair bicara dengan lawan jenis. Sampai setelah menikah, nyatanya hidup nggak cukup hanya modal idealis, hidup perlu realistis. Namun suami Saya tetap lho pada prinsip idealisme nya.


Manusia adalah makhluk sosial yang akan selalu berkaitan satu sama lain juga akan saling membutuhkan. Karena saling membutuhkan itu maka manusia memerlukan komunitas atau kelompok. Komunitas adalah sekumpulan orang yang memiliki tujuan, visi dan misi yang sama. Sama hal nya dengan blogger maka seorang blogger juga membutuhkan yang namanya komunitas. 
Berikut manfaat yang didapatkan ketika seorang blogger berkomunitas :

Pertama, mendapatkan ilmu dan wawasan.
Ilmu blogging itu banyak dan tidak semua yang akan Kamu dapatkan melalui kelas-kelas blogging. Nah, ketika Kamu bergabung dengan komunitas blogger disanalah wawasanmu seputar blogging akan bertambag melalui obrolan-obrolan membernya di grub. Kuncinya jangan malu untuk bertanya sebab banyak mastah blogger yangtidak pelit ilmu.

Kedua, menambah Pertemanan dan Jaringan.
Itu sudah pasti, jika gabung dalam sebuah komunitas maka pertemananpun akan bertambah dan jariganpun semakin luas.

Ketiga, mendapatkan Ide menulis dan termotivasi buat menulis.
Dikomunitas blogger kamu akan selalu termotivasi buat posting artikel diblog, sebab selalu ada challenge setoran link artikel blog.

Keempat, Mendapatkan info job blogging dan undangan event 
Selain menulis sebagai kegiatan memuaskan bathin dan mencerdaskan pikiran, seorang blogger pasti juga suka dengan namanya Job bisa berupa Job review maupun Content Plactement. Ketika Kamu bergabung dengan komuniitas blogger maka informasi seputar job akan terus ada juga undangan – undangan event bagi Kamu yang tergabung di komunitas blogger daerah.

Ada banyak komuniats blogger baik yang sifatnya komunitas daerah juga komunitas di dunia maya. Sebagai seorang blogger yang masih newbie sayapun mencari-cari grub komunitas yang ada di facebook group. Alasan mencari di facebook grub sebab Saya ini adalah mak rempong yang masih sulit untuk bisa kemana-mana, maka media sosial dan dunia mayalah sarana ternyaman buat menambah produktifitas.

Lalu ketemu lah Saya di facebook group Komunitas Blogger Perempuan Network. Maka mendaftarlah Saya di BPN juga me follow seluruh akun Blogger Perempuan. Siip kan.
Nah, Apasih alasannya bergabung di Blogger Perempuan Network :

Pertama, Blogger Perempuan Network, menaungi seluruh blogger perempuan 
artinya seluruh membernya adalah perempuan (Karena isinya perempuan, kita nyaman yaa)

Kedua : Founder dan admin blogger perempuan kece-kece, dan terus memotivasi emak-emak blogger untuk berdaya dan tumbuh.

Ketiga, Bisa belajar ilmu blogging melalui materi yang ada digrub blogger perempuan.

Keempat, Selalu update informasi juga, melalui email berlangganan 

Kelima, sering berkerjasama dengan brand ternama dalam mengadakan lomba blogging.

#BPN30dayChallenge2018, 
#DAy5

Emak Blogger Ini Bernama Rahayu Asda

Bagi mereka pegiat media sosial, atau yang menjadikan media sosial sebagai ladang mendapatkan penghasilan personal branding itu penting. Sebab segala kemungkinan baik buruknya akan berlaku di media sosial, bahkan segelintir orang mengambil kesempatan itu buat menipu. Jadi, bagi seorang emak blogger seperti Saya, yang suka cuap-cuap distatus dan tidak menampakkan photo wajah  Personal Branding itu penting banget.

Lalu, apasih personal branding itu ? kalau bahasa emak-emak kek Saya ini, personal branding itu artinya kita mengenalkan diri kita sebagai apa. Atau membangun citra positif di tengah masyarakat jika dibawakan keranah dunia maya yaitu membangun citra diri positif di media sosial. Tentunya dengan berbagai tujuan dan pastinya buat closing ha ha ha.

Sebagai seorang blogger juga penulis, tentu Saya harus memberikan nama pena juga nama untuk blog Saya. Lama merenungnya untuk memutuskan nama pena masa itu. Juga ingat pesan senior Saya di keredaksian  Tabloid Fatih  untuk menciptakan nama pena yang mudah diingat. Akhirnya Saya jadi berpikir mengapa tidak menggunakan nama sendiri.

Rahayu Asda Putri  adalah nama panjang pemberian orang tua. Kalau dijadikan nama pena maupun nama blog kayaknya kepanjangan. Kemudian Saya jadi ingat jika guru-guru sering memanggil Saya dengan sebutan ASDA. ASDA itu adalah nama singkatan dari kedua orangtua Saya. Sehingga kami tiga beradik selalu ada dicantumkan kata ASDA ditengah – tengah nama panjang. Menurut Saya nama itu unik dan berciri khas. Mengapa demikian, Setiap mengurus keperluan di BANK, selalu CS nya nanya “Ibu ada hubungannya ya dengan Bapak Rudi”
“hmm Nganu” jawab Saya wkwkwkwk.
Benar sekali si CS itu, soalnya Abang Saya pernah menjabat pimpinan Bank BUMN, jadi selalu ada embel – embel itu.

Nah, kok larinya kemana- mana. Sehubungan nama itu lah,

merenunglah Saya berpuluh purnama. Buat menentukan nama blog juga nama pena.
Dan Saya memutuskan nama Rahayu Asda lenih mudaj di ucapka sebagai nama pena dan alamay blog.

Alasan Mengapa Menggunakan Nama Sendiri :

Pertama : Nama Asda menurut saya unik dan mudah diucapkan

Kedua  : buat branding jika Rahayu Asda adalah seorang personal blogger dan penulis.

Ketiga : Mensyukuri nama pemberian orangtua


Tema NgeBlog

Kalau ditanya, tema apasih yang sering Saya tulis di blog personal.
Sebagai seorang baby blogger alias newbie blogger, yang masih belajar menulis, dalam memilih tema tulisan, Saya masih tema yang ringan-ringan seputar aktivitas keseharian. Menulis seputar aktivitas harian lebih mudah dan tidak merasa terbebani.
Maklum mamak – mamak rempong kek Saya dengan empat orang anak, pasti tulisan tak jauh-jauh dari tema tentang resep masakan.
Harap maklum yaa, setiap hari masak dan setiap selesai masak selalu diselingi dengan aktivitas jepret-jepret.  Belum lagi anak-anak sukanya minta di buatin ini dan itu.
Makanya  sempat kepikiran beranakin blog satu lagi dengan nich food maka jadilah Saya Food Blogger eaaa eaaa..
Nunggu lounching yaaa … ha ha
Sebenarnya, blog Saya belum ada niche nya alias topik blog. Masih blog gado-gado dan lebih sering di sebut lifestyle oleh mamak-mamak blogger.
Jadi masih menulis apa saja yang kepengen Saya tulis.
Waktu hamil Khadijah kemarin, tema tulisan yang sering Saya tulis di blog tak jauh-jauh seputar kehamilan, melahirkan apalagi proses lahiran Saya yang agak sedikit luar biasa 4x Ceasar saudara-saudara.
Jika mau baca-baca pengalaman Ceasar empat kali Saya disinii yaa.

Baca Juga : Ceasar Empat Kali, Mau Tahu Rasanya


Selain tema food dan curcol tentang kehamilan, Saya juga sering menulis tutorial blogging, karena Saya mentor kelas blogging di joeragan artikel, dan senang dengan namanya coding jadi tema tulisan Saya juga terkait seputar tutorial blogging.
Apalagi jika ada yang pengen belajar blogging tapi nggak mau keluar modal. Inbox nanya ini dan itu, ya udah dari pada Saya capek menjelaskan
Cuss langsung Saya kasih link tulisan terkait. Dan yang paling sering di tanya tuhh. Seputaran kok bisa blog dapatain duit gimana caranya.
Jadi dari kesemua cuap-cuap Saya yang bikin eneg ini tentang tema blog yang paling Saya sukai adalah : Kuliner, Blogging dan Curcol soal apa saja dan dimana saja.

Mengapa Saya suka curcol diblog sendiri hal ini adalah DEMI MENGELUARKAN 20.000 kata dalam sehari.