Hoala & Koala Chanel Youtube Lagu Anak Indonesia





Katakanlah sekarang, kalau kau tak bahagia
Kurela kau dengannnya, asal kau bahagia


Sebuah lirik lagu keluar dari mulut mungil anak tetangga yang baru berusia empat tahun, yang saya dengar saat mengobrol dengan orangtuanya disuatu sore. Dulu pertengahan tahun 2000 an dimana sebagian besar stasiun televisi menampilkan tayangan ajang pencarian bakat, khusus buat anak-anak dan saya ingat benar masa itu sedang hamil anak pertama. Ajang pencarian bakat pada salah satu stasiun televisi nasional menampilkan pencarian bakat anak melalui seni tarik suara. Semua peserta yang masa itu masih berusia anak-anak dibolehkan menyanyikan lagu-lagu orang dewasa tentunya tidak jauh-jauh dari tema cinta, perselingkuhan maupun patah hati.

Saya kemudian teringat masa saya masih anak-anak dimana bibir ini dengan gembira menyanyikan lagu anak-anak seperti  : Abang tukang bakso, Du didu didam, si komo lewat, tanteku cerewet, si lumba-lumba dan banyak lagi. Apalagi siaran lagu anak di TVRI setiap hari Minggu dan hanya tayang satu kali sepekan, menantikan siaran tersebut sungguh membuat hati sangat bahagia. Setelah memasuki tahun 2000 an dimana saat itu saya sudah SMA tak terdengar lagi lagu anak – anak terbaru hingga sudah memiliki anak pun saat ini, pencipta  lagu anak seolah hilang ditelan zaman. Apalagi kini, hiburan dan informasi tidak hanya dari televisi dan radio. Ada internet yang membuat semua orang bisa mengakses apa saja, termasuk anak-anak yang bisa melihat dan mendengar hiburan dari media sosial. 

Industri musik semakin gencar menciptakan lagu – lagu orang dewasa dan tanpa kita sadari anak-anak kita saat ini sudah terjebak dan fasih menyanyikan lagu – lagu orang dewasa. Tentu akan berdampak pada perkembangan psikologi anak, seperti yang dilansir dari tirto.id  menurut psikolog anak Ratih Ibrahim bahwa idealnya anak-anak memang menyanyikan lagu anak. Namun anak-anak juga boleh menyanyikan lagu orang dewasa asal konten atau liriknya  tidak mengandung unsur seks, pornografi, perselingkuhan dan kekerasan. Lagu-lagu yang mengandung unsur kebencian dan kemarahan akan mencederai kepolosan anak. Senada dengan Ratih, psikolog Probowatie Tjondronegoro juga mengatakan bahwa lirik pada lagu bisa memancing anak untuk menanyakan hal yang sebetulnya belum saatnya untuk diketahui, anak-anak akan terus mencari jawaban dari orang tua, teman maupun internet untuk memuaskan pengetahuannya. 

Dampak dari semua itu adalah anak akan dewasa sebelum waktunya, mereka akan mudah terbawa emosi dan cara berpikir anak akan mulai terganggu. Oleh karena itu anak-anak sedini mungkin harus kembali kepada fitrahnya, dengan terbiasa mendengarkan lagu anak-anak yang bertema ceria dan penuh semangat. Adapun mendengarkan lagu anak-anak sesuai usianya memeliki beberapa manfaat antara lain :

Pertama, mencerdaskan otak anak, hal ini dikarenakan adanya getaran musik didalam lagu yang bisa masuk ke dalam jiwa anak melalui neuron di otak, jutaan neoron itu akan menjadi aktif dan bisa meningkatkan kecerdasan. Kedua, melatih kemampuan berbahasa anak, dengan bernyanyi mengikuti lirik, anak dapat belajar mengenal aneka kata yang ada dala lirik lagu tersebut. Ketiga meningkatkan kreatifitas, orang tua bisa merubah lirik lagunya untuk merangsang kreativitas anak.

Mengenal lebih dekat Chanel Youtube Hoala Koala 



Chanel Hoala Koala adalah sebuah chanel youtube lagu dan animasi anak yang berisi lagu anak-anak dengan karakter animasi 3D. Chanel ini lahir atas keresahan akan lesunya industri musik anak-anak sehingga anak-anak lebih sering mendengarkan lagu-lagu dewasa. Chanel Hoala Koala diinisiasi oleh PT. Amnar Awandi Kazoku dipertengahan tahun 2020 lalu. Chanel ini menawarkan kualitas visual, dengan karakter berbentuk animasi 3D dan juga menyuguhkan musik – musik ceria yang bisa dinikmati anak-anak.

Banyaknya Karakter

Hoala  & Koala adalah karaktekter sepasang sahabat yang sangat gemar menyanyi. Selain Hoala kala ada karakter pendukung lain seperti Ayah, Ibu, miss jeruk , Rubin si rubah, Lincul si ular, Burhan si burung dan lainnya. Ada 12 karakter yang ada di animasi dan semuanya bisa bernyanyi.  Dengan menampilkan karakter dan suara yang bervariasi  diharapkan dapat menghibur anak-anak. 

Mengapa animasi 3D ?

Karakter Hoala & Koala adalah karakter animasi 3D, yang bertujuan bahwa animasi 3 D tidak lekang oleh waktu dalam berkontribusi pada musik anak, tanpa mengkhawatirkan anak-anak akan tumbuh menjadi dewasa dan mengalami perubahan suara. 

Mengingat akan pesatnya perkembangan zaman tentu penggarapan musik Hoala & Koala dilakukan sangat serius dan matang dan tidak lagi menggunakan musik – musik sederhana seperti lagu anak-anak terdahulu. Tim Hoala & Koala melibatkan musisi internasional serta banyaknya alat musik yang dipakai dalam penggarapan album seperti saxephone, terompet, double bass, trombon juga instrumen etnik Indonesia seperti gamelan dan angklung. Disamping itu kualitas vokal dapat disandingkan dengan musik luar genre anak-anak. Hoala & Koala sudah memiliki 5 album dan lebih dari 45 lagu anak-anak.

Kehadiran chanel Hoala & Koala bagaikan oase bagi para orang tua untuk bisa mendampingi anak sesuai dengan perkembangan usia mereka. Saat ini anda bisa melihat Hoala & Koala memalui chanel youtube Hoala Koala, Spotify hingga iTunes.

Yukks Moms, dampingi anak-anak dengan chanel edukasi lagu anak indonesia


Post a Comment

0 Comments