Merancang Resolusi Tahun 2019

Awal tahun baru, time line facebook Saya rame dengan status resolusi 2019. Karena bergabung dengan komunitas penulis tentu banyak status yang berharap bisa punya buku Solo ditahun 2019.
Bukan karena ikut-ikutan nyusun resolusi, tapi jika ingin maju tentu harus ada target yang mesti dicapai lalu, di akhir tahun evaluasi kembali apakah mimpi, rencana dan harapan sudah terealisasi.

Sebelum Saya tulis resolusi untuk tahun 2019.
Saya mau evaluasi tentang apa yang telah dicapai selama tahun 2018.
Awal tahun 2018 lalu saya memang nggak buat resolusi, waktu itu lagi hamil besar jadi terpikir saat itu hanya fokus pada proses kelahiran. Saya dan bayi sehat, maklum kan saat itu adalah kehamilan ke empat dengan riwayat 3x ceasar, mana pula sejak usia kandungan 16 minggu
Perut dibagian bawah mulai nyeri dan nyut-nyut, horor banget kaan. Alhamdulillah dokternya santai, jadi Saya nggak terlalu worry, padahal baru kemarin baca status seorang dsog jika keserinfan ceasar bisa terjadi pelengketan organ apalagi lengket plasentanya.

Ya Allah, Alhamdulillah dari hamil sampai melahirkan dan sekarang kondisi Saya baik-baik saja.

Next lanjut yaa tentang resolusi tahun 2019 Saya apa saja :

0. Punya laptop baru tentunya. Mobilitas kerja saya semakin tinggi untuk menggunakam laptop. Tentu laptop yang saya inginkan bukan hanya sekedar notebook buat mengetik. Saya perlu laptogp buat design dan edit video jadi perlu laptop dengan ram yanh besar. Mudah mudahan resekinya ada

0. Menerbitkan buku solo. Ini memang impian Saya dari dulu, hanya tak terpikir jika saat ini Saya fokus dulu menulis non fiksi padahal dari dulu impian Saya adalah seorang novelis. Tapi apa daya, nyatanya mengetik artikel saja saya masih belepotan, menulis diblog selain untuk review produk blog juga sarana saya untuk melahtih kebiasaan konsisten

0. Turun Berat Badan dan jaga kesehatan. Program ini mesti jadi prioritas apalagi sejak setelah melahirkan Khadijah anak keempat Kami. Berat badan Saya naik dratis dari 65kg sebelum hamil dan kemarin timbang ke posyandu sitimbangan suka banget bergeser kekanan diangka 75. Jika ditanya zaman gadisnya, huwaaaa jangan ditanya kalau sebelum nikah BB Saya selalu setia diangka 45kg.  Luar biasa 11 tahun usia pernikahan, berat badan bertambah 30 kg. Jadi ini sebenarnya adalah pr besar buat Saya dan minumal bb saya harus turun 20kg.

0. Membeli template premium dan konsisten mengelola zanabila.com hingga bisa menghasilkan

0. Pecah telor menang lombaa

Sepertinya iti dulu dehh resolusi Saya ditahun 2019.
Semoga terwujudd ya Allah