Memasuki 32 Minggu Kehamilan

by - 2/17/2018

               
Sejak awal 2018, baru sekali saya posting tulisan diblog, beberapa kemungkinan menyebabkan ini terjadi diantaranya saya tak bisa berlama-lama duduk didepan laptop mengingat perut yang semakin membesar. Namun nyatanya tidak menuliskan sesuatu itu terasa menjenuhkan. Bukankah dulunya saya pernah mengatakan alasan menulis di blog prbadi adalah guna menjaga kewarasan. Hi hi hi
Apatah lagi dalam kondiri wahnan ‘ala wahnin begini, dimana segala aktivitas sudah mulai terasa sulit,di tambah dengan sulitnya tidur dimalam hari, kaki yang sering terasa nyeri setiap malam dan banyak, banyak, banyak lagi hak-hal rumit yang buat hati galau maksimal. Seorang teman difacebook menyarankan dengan memberi ide menulis seputar kehamilan. Benar juga ya, banyak kisah dalam proses hamil anak keempat yang memang harus saya tuliskan. Biarlah blog ini, untuk sementara waktu menjadi blog tempat saya ngeluarin unek-unek, jadi bagi yang baca jangan muntah yee xixixixixi.
Ini adalah kehamilan keempat saya alias anak keempat, jadi bisa dibilang cukup berpengalaman dengan kehamilan yang telah beberapa kali. Namun tetap saja, moment mengandung menjadi hal terberat bagi seorang Ibu. Apalagi usia kehamilan yang sudah menginjak 31 minggu, artinya dek bayi akan segera lounching dalam hitungan minggu. Perut yang semakin membesar, aktivitas sudah mulai terasa payah, tapi semua itu tetap harus dilalui dan dinikmati.
Hamil anak ke empat, dengan ini berarti kemungkinan besar saya harus menjalani operasi ceasar untuk keempat kalinya ditambah dua opearsi sebelumnya yaitu operasi usus buntu dan pengangkatan tumor jinak di kelenjar air susu. Walau telah beberapa kali masuk keruang operasi, tetap saja ada rasa worry membayangkan meja operasi, gunting, pisau dan jarum suntik. Namun semua itu memang tetap harus dihadapi dengan santai dan tenang.
Tidak banyak yang berani untuk hamil yang keempat kalinya dengan riwayat tiga kali ceasar. Biasanya DsOG, sering menyarankan steril atau tubektomi pada kehamilan ketiga. Tapi mendapat informasi beberapa teman yang telah suskes melahirkan dengan riwayat empat kali ceasar membuat saya juga semakin yakin bahwa itu akan baik-baik saja. Waktu kontrol sebulan yang lalu, saya bertemu dengan seorang Ibu berumur 39 tahun dengan usia kandungan 8 bulan. Riwayatnya juga sama akan menjalani ceasar untuk keempat kalinya. Namun bedanya anak ketiga si ibu ini baru berusia satu setengah tahun, dan anak pertamanya juga masih berumur enam tahun.
Wajahnya memang tampak lesu, wajar wahaj ibu-ibu hamil, mendengar  dekatnya jarak antara anak ketiga  dan anak keempat si ibu tersebut, membuat wory saya selama ini tentang rahim yang pecah, pendarahan sedikit berkurang. Hal ini lantaran anak ketiga saya Bulan Maret ini akan genap 5 tahun. Alhamdulillah menjelang memasuki bulan kedelapan masa kehamilan, kondisi saya baik-baik saja. Segala kekhawatiran diawal kehamilan seperti yang diucapkan dokter seperti pecah rahim, pendarahan, keguguran, prematur belum terbukti.  Sebulan lagi, jika baby siap dilahirkan semoag semuanya akan berjalan baik-baik saja. Tetap berpikiran positif itu kuncinya.

Gambar : pixabay


Artikel Terkait

4 komentar

  1. Trimakasih,telah berkomentar di blog ini

    ReplyDelete
  2. Kalau sudah kehendak Allah maka insyaAllah Dia menjaganya mba. Sehat2 selalu ya. Nanti share pengalaman lagi ya, soalnya saya pun riwayat caesar

    ReplyDelete
  3. Semoga tetap di jaga Allah kesehanya. Amin
    Tetap semangat ngblog.


    YUK KLIK LINK DI BAWAH INI SEGERA !!!!

    Ton Nasa

    ReplyDelete