Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

Sendy Hadiat , Perempuan Tangguh Penderita Bipolar Disorder

Aksi lepas hijab yang dilakukan oleh Rina Nose mungkin akan mengingatkan kita tentang peristiwa beberapa tahun silam. Aksi serupa pernah dilakukan oleh Andriani Marshanda atau yang lebih dikenal dengan Marshanda selepas bercerai dengan suaminya, Ben Kasyafani. Padahal, saat itu Marshanda sedang menjadi brand ambasador dari sebuah produk kecantikan yang mengedepankan produk halal dan syar’i. Sebelum menggenakan hijab ditahun 2009, Chaca begitu sapaan akrabnya, juga pernah menggunggah video di youtube dengan meluahkan kemarahan kepada teman-temannya, juga kekecewaan yang mendalam  atas perceraian kedua orang tuanya semasa dia kecil. Marshanda mengaku, menumpahkan segala unek-unek yang terpendam akan membuat hatinya lega. Mood -nya sering berubah-rubah, bahkan pernah tidak bisa tidur selama dua minggu. Dokter mendiagnosa bahwa Mashanda mengalami depresi dan gangguan psikologis berupa bipolar disorder .     Bipolar bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Keba

Bahan dan Wawancara Sandi Hidayat

Siapakah yang disebut dengan penderita gangguan Bipolar? Penderita dengan gangguan bipolar atau ODB (Orang Dengan Bipolar) adalah orang yang mengalami gangguan perasaan dengan dua kutub yang berbeda. Bi~> dua Polar~> kutub Bipolar~> dua kutub Fase yang dialami ada 2, yakni 1. Depresi 2. Mania Dilihat, dirasakan, dipahami atau disebut Depresi jika: 1. Perasaan mood menurun hampir sepanjang hari. 2. Menurunnya minat dan kesenangan. 3. Penurunan berat badan, nafsu makan. 4. Susah tidur atau kebalikannya tidur terus. 5. Malas gerak atau lebih banyak gerak. 6. Lelah, capek atau hilang energi. 7. Perasaan sensitif, tidak berarti dan rasa bersalah yang berlebihan. 8. Menurunnya konsentrasi berpikir, kefokusan, cara berpikir. 9. Pikiran berulang mengenai kematian. Upaya bunuh diri terus menerus berulang dan bisa direncanakan spesifik. 10. Menutup diri dari lingkungan. 11. Berdiam diri sendiri 12. Tidak berani menghadapi orang. Dilihat, dirasakan, dipaham

Semua Orang Pasti Akan Tua, Namun Yakin Nggak Jika Wajah Bisa Tidak Ikut – Ikutan Tua

Apa sih yang paling dikuatirkan oleh wanita, dan tidak bisa dihindari selain masa tua. Menjelang usia 40 tahun, pasti akan mulai tampak garis dan kerutan pada wajah dan mata. Tentulah hal itu paling mengkhawatirkan bagi semua wanita, karena sejatinya semua wanita ingin kelihatan cantik dan awet muda. Walau waktu terus berjalan dan masa tua tidak bisa dihindari, namun akan banyak jalan untuk mengatasi wajah yang semakin menua, termasuk mengatasi garis pada sudut mata dan bibir. Kira-kira ada tidak ya produk perawatan kecantikan untuk mencegah penuaan dini, tetapi aman digunakan dan terjamin kehalalannya? Banyak produk kecantikan yang menawarkan cara mengatasi penuaan dini, yakinkah anda jika produk yang ditawarkan itu terjamin aman dan halal?. Pasti sulitkan mencari produk perawatan wajah yang aman. Terkadang produk tersebut aman tapi belum terjamin kehalalalnnya. Sekarang anda tak perlu khawatir lagi,  untuk mencari produk perawatan kecantikan yang aman dan halal. Z

LOMBA BLOGGING “ZALFA MIRACLE” BERHADIAH LOGAM MULIA

DEADLINE  25 November 2017 Setiap wanita pasti ingin kelihatan cantik dan menarik, maka tak heran banyak yang berlomba-lomba melakukan perawatan, khususnya perawatan pada wajah. Berbagai cara dilakukan, dari yang alami hingga racikan. Dari yang murah hingga yang mahal pun sanggup di lakukan asal yang namanya wajah kelihatan cantik dan menarik. Namun apa jadinya jika ternyata produk yang digunakan mengandung zat-zat berbahaya, tidak aman bagi ibu hamil bahkan tidak terjamin kehalalannya.  Makanya kita perlu cermat memilih produk parawatan apa yang aman dan terjami kehalalannya. Zalfa Miracle hadir untuk menjawab kegalauan kaum wanita terhadap produk kecantikan yang tidak aman. Zalfa Miracle merupakan salah satu brand produk Skin Care lokal yang hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia sejak Februari 2013 serta mengusung konsep Alami, Aman, dan Halal. Zalfa Miracle bekerja sama dengan @ Joeragan Artikel mengadakan lomba blogging “Zalfa Miracle” dengan ketentuan : P

Mengejar Keberkahan Allah Dari Walimatul Ursy

dokumen pribadi Dua hari lalu, saya menghadiri pernikahan anak dari seorang teman yang saya kenal sejak beberapa tahun lalu. Ummi begitu sapaan akrab beliau menikahkan putrinya seorang penghapal Qur’an dengan laki-laki sederhana. Mereka berjodoh tanpa melalui proses pacaran apalagi moment sesi prawedding. Karena tanggung jawab seorang ayahlah yang harus mencarikan laki-laki sholeh sebagai imam untuk putrinya. Awal perkenalan adalah ketika sang ayah pergi keluar dakwah selama 40 hari bersama beberapa orang termasuk seorang pemuda yang lurus hati. Melihat interkasi, mualamah dan akhlak selama keluar dakwah, sang ayahpun  jatuh hati dan berniat menikahkan putrinya dengan pemuda tersebut. Gayungpun bersambut, tawaran itu diterima dengan tangan terbuka oleh keluarga laki-laki Mereka hanya bertemu dua kali saat ta’aruf dan ketika pengarahan di kantor urusan agama. Undangan tersebut sengaja diantarkan langsung kerumah oleh umi dan putrinya, disamping silaturahmi karena kami juga telah

Joeragan Artikel Mengubah Hidupku

Flayer  @Joeragan Artikel Pernahkah kamu berada dalam masa stagnan, dimana bumi serasa berhenti berputar. Jenuh dengan rutinitas yang monoton dan  kamu merasa  bukan menjadi dirimu sendiri. Itu yang saya rasakan bertahun lalu, impian menjadi seorang penulis seolah terkubur bersama waktu. Sebelas tahun lalu dimana saya masih berstatus seorang mahasiswa  dengan idealisme dan pemikiran cemerlang. Aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa Institut menjabat kepala biro Kesektariatan, sebagai tim redaksi Tabloid Fatih milik UKM KSI Ulil Alab serta Sekretaris Jaringan Muslimah Daerah FSLDK (Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus).                 Keinginan menjadi penulis mantap ketika pada semester tiga saya mengikuti pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh UKM KSI Ulil Albab. Training luar biasa yang mulai mengubah cita-cita saya yang saat itu sedang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang.  Menulis memang bukanlah sebuah bakat, namun pembias

Seni Berkomentar Yang Benar dalam Dunia Blogging

Blogwalking dan meninggaklan komentar sudah makan sehari-harinya para blogger. Hal itu di lakukan bukan tanpa alasan maupun kurang kerjaan. Blogwalking dan meninggalkan komentar merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan optimasi dan performa SEO pada website kita. Dengan meninggalkan komentar di blog orang atau blog yang berkualitas berarti seorang blogger telah menyematkan/menanamkan link blognya pada berbagai blog sehingga link blognya menjadi familiar dan mudah terindex oleh mesin pencari yaitu  SERP. Namun komentar yang bagaimana yang sesuai SEO itu. Rupanya, dalam berkomentar kita tidak boleh asal berkomentar, seperti mendekor cake hias butuh ketrampilan khusus  begitu juga dalam berkomentar dalam bloging perlu seni agar bloging tak  jadi garing. Walaupun berkomentar di blog terkesan sepele, bisa saja kita tidak membaca isi artikel tersebut karena mementingkan komentar sehingga kita pun berkomentar seadanya. Berikut cara berkomentar blog  yang benar : Pertama, Berkome

Nana Mortier, Alumni Sastra Inggris yang Tetap Produktif Meski di Rumah.

IG @nanamortier Menjadi wanita karier adalah impian bagi semua wanita. Berblazer rapi setiap pagi menuju kantor dan berjibaku dengan pekerjaan dan rutinitas kantor tentu suatu yang menyenangkan.. Terlebih lagi pekerjaan itu sesuai dengan passion serta sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Namun nyatanya, kenyataan selalu tak sesuai harapan. Idealisme masa muda terbentur dengan realita. Kodratnya kenyamanan seorang Ibu adalah ketika berada dekat dengan  sibuah hati.                 Seperti yang di alami Molina Sari atau yang lebih dikenal sebagai Nana Mortier.Bukan hal yang mudah memutuskan untuk risegn  dari pekerjaan, setelah enam tahun bekerja di Bank Syariah Mandiri cabang Pekanbaru dengan jabatan terakhir sebagai Kepala KLS Kantor Layanan Syariah. Saat itu putri kedua yang lagi berusia 11 bulan tengah  berjuang melawan penyakit muntaber dan dirawat dirumah sakit selama 6 hari. Naluri sebagai seorang ibu yang membuatnya mengambil keputusan untuk berhenti dari pekerjaa

Penulis Zaman Now

Sepuluh tahun lalu, di akhir tahun 2006 saat saya lagi frustasi lantaran proposal skripsi yang selalu ditolak dosen pembimbing. Ada pesan masuk di handphone, yang memberitahukan bahwa saya naskah saya lolos seleksi panitia dan saya berkesempatan untuk mengikuti Workshop Kepenulisan Sastra selama 4  hari 3 malam di INS Kayu Tanam Kabupaten Pariaman. Workshop ini diadakan oleh DKSB (Dewan Kesenian Sumatera Barat). Dari kampus ada beberapa orang yang mengirimi naskah dan hanya naskah saya sendiri yang lulus seleksi, naskah  yang saya kirim adalah naskah cerpan yang berjudul Laki-laki itu. Seingat saya ada sekitar 40 peserta yang mengikuti kegiatan ini dari berbagai kampus. Saya waktu itu sekamar dengan seorang sarjana kedokteran yang lagi Koas, dia jago  membuat puisi, namanya siska. Karena kegiatan ini diadakan oleh DKSB maka akan lebih banyak unsur sastra didalam tulisan. Para mentor adalah para penulis ternama Sumatera Barat : Gus Tf Sakai, Abel Tasman, Esa Tegar dan lainnya saya