Aksi lepas hijab yang dilakukan oleh Rina Nose mungkin akan mengingatkan kita tentang peristiwa beberapa tahun silam. Aksi serupa pernah dilakukan oleh Andriani Marshanda atau yang lebih dikenal dengan Marshanda selepas bercerai dengan suaminya, Ben Kasyafani. Padahal, saat itu Marshanda sedang menjadi brand ambasador dari sebuah produk kecantikan yang mengedepankan produk halal dan syar’i. Sebelum menggenakan hijab ditahun 2009, Chaca begitu sapaan akrabnya, juga pernah menggunggah video di youtube dengan meluahkan kemarahan kepada teman-temannya, juga kekecewaan yang mendalam  atas perceraian kedua orang tuanya semasa dia kecil.
Marshanda mengaku, menumpahkan segala unek-unek yang terpendam akan membuat hatinya lega. Mood-nya sering berubah-rubah, bahkan pernah tidak bisa tidur selama dua minggu. Dokter mendiagnosa bahwa Mashanda mengalami depresi dan gangguan psikologis berupa bipolar disorder.    
Bipolar bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Kebanyakan kasus terjadi pada dewasa muda usia 20–30 tahun. Bipolar disorder adalah penyakit psikologis yang ditandai dengan perubahan mood atau alam perasaan yang sangat ekstrem. Gangguan ini menyebabkan suasana penderita bisa berganti secara tiba-tiba, yaitu merasa sangat sedit (fase depresi) dan sangat bahagia (mania). Perubahan itu terjadi secara ektrem, bahkan berdampak pada kecenderungan untuk melakukan tindakan bunuh diri.
Adalah Sendy Hadiat, seorang wanita berusia 33 tahun, yang juga mengalami gangguan bipolar disorder. Perempuan bernama asli Sendy Winduvitri ini telah berhasil keluar dari cengkeraman penyakit yang dideritanya sejak didiagnosa tahun 2012. Ketika dia tengah berjuang melawan penyakit ini, pada saat bersamaan keluarga besarnya pindah ke Amerika. Akibatnya, Sendy kesepian dan merasa  sendiri.
Ibarat bom waktu, masalah demi masalah terus menerpanya. Kepergian sang Papa pada tahun 2015 membuat jiwanya semakin tergoncang. Orang-orang di sekitarnya tak begitu memahami akan penyakit yang diderita wanita kelahiran tahun 1984 ini.  Bahkan, sang suami pun pada mulanya tidak mengerti akan gangguan bipolar yang dialami Sendy. Tak ingin berlama-lama menderita penyakit ini, Sendy mulai mencari tahu dan mempelajari segala sesuatu tentang bipolar disorder serta bagaimana cara berdamai dengan penyakit tersebut.
Pada Juni 2017, Sendy mulai berobat ke psikiater yang ada di Yogyakarta. Perlahan sang suami mengerti akan gangguan bipolar yang diderita Sendy. Bahkan, sang suami selalu menguatkan dan menyemangati dirinya untuk terus berjuang melawan penyakitnya. Perjalanan melawan penyakit mulai mendekatkan dirinya kepda Sang Pencipta. Kini, Sendy  mulai menjadi pribadi yang matang, tabah, dan penuh rasa syukur. Ia  bisa menerima  bipolar diorder sehingga jiwanya merasa berarti dan bahagia.
Kisah hidupnya dalam berjuang melawan bipolar dicurahkan dalam sebuah buku yang berjdul Menemukan-Mu dan Menemukannya. Buku ini merupakan hasil keikutsertaannya dalam Private Writing Choaching bersama Indscript Creative. Buku yang ditulis dalam dua hari ini tak hanya berisi kisah hidupnya, tapi juga sarat akan pesan moral. Buku ini dijual seharga Rp100.000, namun selama masa pre order hingga 7 Desember mendatang, buku ini bisa didapatkan dengan harga khusus yaitu Rp79.000.  Saya yakin, buku ini sangat dibutuhkan untuk kita yang pada akhirnya harus bisa memahami sesama, apalagi orang-orang yang berada dalam dilema bipoler disorder.


Siapakah yang disebut dengan penderita gangguan Bipolar?

Penderita dengan gangguan bipolar atau ODB (Orang Dengan Bipolar) adalah orang yang mengalami gangguan perasaan dengan dua kutub yang berbeda.

Bi~> dua
Polar~> kutub
Bipolar~> dua kutub

Fase yang dialami ada 2, yakni
1. Depresi
2. Mania

Dilihat, dirasakan, dipahami atau disebut Depresi jika:

1. Perasaan mood menurun hampir sepanjang hari.
2. Menurunnya minat dan kesenangan.
3. Penurunan berat badan, nafsu makan.
4. Susah tidur atau kebalikannya tidur terus.
5. Malas gerak atau lebih banyak gerak.
6. Lelah, capek atau hilang energi.
7. Perasaan sensitif, tidak berarti dan rasa bersalah yang berlebihan.
8. Menurunnya konsentrasi berpikir, kefokusan, cara berpikir.
9. Pikiran berulang mengenai kematian. Upaya bunuh diri terus menerus berulang dan bisa direncanakan spesifik.
10. Menutup diri dari lingkungan.
11. Berdiam diri sendiri
12. Tidak berani menghadapi orang.

Dilihat, dirasakan, dipahami atau disebut Mania jika:
1. Kurangnya kebutuhan tidur. Mampu bergadang atau tidak tidur, tidak merasakan kantuk bahkan sampai berhari-hari.
2. Lebih banyak bicara atas tekanan yang ada.
3. Meningkatnya aktivitas atau banyak bergerak.
4. Tinggi akan ide-ide yang kreatif dan inovatif namun tidak berpikir resiko atau cara yang tepat untuk mewujudkannya.
5. Harga diri yang tinggi, merasa terhina, terlecehkan dan sendiri.
6. Perhatian yang mudah beralih kepada hal-hal yang tidak penting atau bahkan gak relevan.
7. Terlibat atau melibatkan pada kegiatan atau aktivitas yang menyenangkan yang beresiko menyakitkan dirinya sendiri.
Contoh; belanja berlebihan, menyenangkan orang lain dengan caranya, aktivitas seksual yang tidak sesuai, bisnis yang merugikan, dan rasa takut kehilangan atas yang menurutnya penting dan mampu melakukan apa saja karena ketakutannya.

Ini sebagian tanda-tanda siapa orang yang dianggap sebagai penderita gangguan bipolar (ODB).
Kutipan dari beberapa buku serta pengalaman rasakan sendiri oleh mbak Sendy Hadiat.

Beliau adalah salah satu peserta Private Writing Coaching di Indscript, yang berhasil menyusun buku 160 halaman selama 2 hari.

Dalam bukunya beliau bercerita tentang pengalamannya menghadapi "bipolar". Mengapa ia mengalami bipolar hingga bagaimana usaha beliau menghadapinya.

------------


Kisah beliau tertuang dalam buku yang berhasil beliau tuliskan hanya dalam 2 hari



ini materi wawancara saya :

1. Sendy Hadiat nama lengkapnya siapa. Lahir dimana?

• Nama Saya Sendy Winduvitri.. Panggilan saya Sendy. Karena nama papa saya Edi Hadiat jadi saya menyematkan namanya di dalam nama saya menjadi Sendy Hadiat.
Saya lahir di Jakarta 7 Desember 1984, saya anak ketiga dari tiga bersaudara dan perempuan satu2nya.

2. Sejak kapan terindikasi Bipolar dan reaksi awal keluarga, bagaimana?

• Saya dinyatakan Bipolar disorder sejak tahun 2012. Namun saat itu keluarga maupun saya juga tidak paham dengan Bipolar itu apa? Apa penyebabnya. Dan saat itu saya hanya sendiri tinggal di Indonesia, keluarga saya tinggal di Amerika. Kakak pertama saya di Amerika sejak tahun 2002, menyusul Kakak kedua tahun 2005 dan mereka sudah menjadi warga negara Amerika. Tidak lama kemudian tahun 2011 menyusul orangtua saya tinggal disana.
Tahun 2014 akhir Papa dan mama saya liburan di Bali dan kemudian Papa saya meninggal maret 2015 waktu dimana seharusnya Alm Papa kembali ke Amerika.
Sampai waktu itu pun keluarga saya sepertinya tidak memahami betul dengan bipolar bagaimana menghadapi saya sebagai orang dengan bipolar.sehingga tekanan atau apapun yang saya alami masih sama dan tidak ada perubahan.
Ditambah tekanan, cacian, makian serta hujatan dari mantan istri suami saya beserta keluarga nya juga keluarga inti dari suami saya yang dipengaruhi oleh mantan istri suami.

Kemudian tahun 2017 ketika masalah demi masalah meledak seperti bom waktu akibat dari fase mania yang saya alami selama 1 tahun belakangan. Akhirnya saya mencari sendiri arti bipolar, penyebab, pencegahan dan cara mengatasi bipolar.
Saya membaca buku yang sudah sejak tahun 2013 saya membelinya, namun tidak pernah saya baca.
Disitu saya menemukan jelas Bipolar, dan yang sangat bermanfaat saya bertemu dengan psikiater didalam buku itu.
Saya cari alamat dan identitas dokter kejiwaan tersebut sampai saya menjadi pasiennya di Yogyakarta.
Saat ini, saya masih mengkonsumsi obat-obat dari dokter hanya saja dosis dan pemakaiannya hanya ketika saya sangat membutuhkannya.

Sejak bulan Juni 2017, dan suami saya bertemu dengan psikiater tersebut. Alhamdulillah suami menjadi caregiver atau penolong yang membantu saya. Menyemangati dan bekerja sama memberi kekuatan. Suami juga perantara pada keluarga saya yang tidak mengerti dan memahami Bipolar.

Suami dan anak-anak menguatkan saya. Membuat saya menjadi wanita yang berarti untuk hidup mereka.

3. Setelah mengetahui Bipolar, apa yang dilakukan?

• Lebih banyak belajar tentang Bipolar itu sendiri. Memahami, membedakan 2 fase dalam diri saya, menjaga stabilitas ketenangan hati dan pikiran sebelum menjadi stressor yang akan menyulut pemikiran keliru dalam otak.
Menghindari faktor-faktor stressor yang bisa membuat kambuh fase mania dan depresi saya.

4. Bagaimana cara handle kondisi depresi dan maniac?
Terutama dalam posisi saat ini ( menjadi Ibu dari 4 anak)

• Saat ini saya sudah bisa memahami fase mania dan fase depresi.
Sehingga tidak mengalami panic attack yang berlebihan.
Alhamdulillah sejak dahulu, fase mania dan fase depresi tidak berpengaruh kepada urusan pengasuhan anak2.

Namun dahulu saat suami belum menjadi caregiver saya,
saat saya mengalami fase depresi karena stressornya adalah anak2, saya lebih sering menangis dan berdiam diri karena keluhan saya tidak pernah didengar.
Saya lebih sering pergi ke psikolog untuk bercerita dan mengeluarkan sampah di kepala saya.
1 minggu saya bisa ke Psikolog 2 sampai 3 kali karena stressornya anak2 dan mamanya. Namun terusss saja kejadian demi kejadian terjadi.
Hal itupun yang tambah penekanan fase depresi saya.

Saat saya mengalami fase mania karena stressornya anak2 dan mamanya atau mantan istri suami. Saya lebih memilih memasak, membereskan lemari baju anak2 atau membereskan kamar anak2.

5. Apakah sekarang Sendy bahagia?

• Iya, saya sangat bahagia😊🙏🏻.

Hal apa yang membuat bahagia?

• Selama saya hidup 32 tahun 11 bulan 19 hari. Atau kira2 27 tahun segala kejadian demi kejadian saya alami.
Baru tahun ini saya merasakan lega yang luar biasa.

Bahagia ternyata saya bisa menjadi orang, perempuan, wanita, istri serta ibu yang berarti untuk keluarganya.

Tahun ini saya merasakan punya keluarga yang utuh dimana ada satu kesatuan.
Suami yang menjalankan fitrah dan kodratnya, saya sebagai istri, ibuk sekaligus anak perempuan yang terus belajar menjadi wanita sesuai fitrah dan kodratnya.

Tahun ini saya bisa hidup apa adanya, menangis ya menangis. Marah ya marah dan mampu bicara apa adanya tanpa ada rasa ketakutan ditinggalkan, kehilangan karena ternyata hidup saya hanya milik Allah.

Di tahun ini pun, saya benar- benar bahagia karena akhirnya saya bisa mengenal, memahami tentang bipolar.
Cara pencegahannya, mengatasinya fase demi fase sampai saya pada tahap yang lebih stabil.
Saya menerima diri saya sebagai orang dengan bipolar. Menjadi Bipolar memang bukan pilihan saya namun tahun ini saya menerima bahwa Bipolar adalah karunia dari Allah subhana wata'ala kepada saya.
Banyak hal positif yang bisa saya lakukan setelah memahaminya, kalau selama ini hal negatif yang menjadi pelampiasan saya.

Sekalipun saya punya amanah kewajiban yang HARUS saya selesaikan, saya yakin Allah tidak pernah melupakan dan meninggalkan saya.

6. Pesan apa yang apa yang akan disampaikan pada semua ortu?

• Perhatikan dan berilah kasih sayang sesuai porsi dan kapasitasnya sebagai anak sesuai usianya.
Berikan ruang kepada mereka untuk berpikir tentang kehidupan yang semua adalah melalui ketetapan, ketentuan yang menjadi Qadarullah kita.
Siapkan agama dan tauhid kepada sang penciptanya.
Berikan keteladan mereka hanya untuk Allah dan Rasullah Sallallahu waalaihi wassalam saja.

7. Harapan terbesar saat ini?

• Terus belajar dan bermanfaat untuk keluarga, sahabat perempuan juga para anak-anak yang selalu membutuhkan kasih sayang.

Bisa menyelesaikan semua amanah kewajiban sesuai dengan ridho dan jalan Allah.


8.Harapan setelah terbitnya buku?

• Memberikan inspirasi kepada semua sahabat perempuan bahwa keluarga merupakan akar dari semua kehidupan kita. Akar mental dan jiwa.
Kesehatan begitu mahal dan persahabatan yang gak melulu kita dapat dari orang lain, karena sesungguhnya keluarga merupakan sahabat pertama generasi kita.

Memberikan inspirasi jangan ada keraguan, ketakutan atau malu untuk perduli dengan psikologis, mental serta kejiwaan.
Karena mungkin banyak orang yang menyadari namun tidak perduli. Namun malu, manun tidak menerima..
inilah saatnya kita membuka mata hati kita untuk menerima saudara-saudara kita dan sahabat-sahabat perempuan kita bahwa tidak ada yang memalukan karena lemahnya kejiwaan.

Memberikan inspirasi tentang pentingnya menyadari fitrah dan kodrat kita sebagai anak perempuan, sebagai wanita, sebagai istri dan sebagai ibuk.
Sehingga tidak terjadi polemik perselingkuhan, suami menikah lagi atau sebaliknya.
Karena pastinya semua kembali pada kesalahan diri kita sendiri.
Yang akhirnya kita mudah mencaci, memaki, menghina, menghujat bahkan melaknat saudara semuslimah kita atas pilihan dan ketidak perdulian paham kita atas fitrah dan kodrat kita sebagai wanita.

Memberikan inspirasi bahwa poligami bukanlah hal yang salah dan haram.
Semua bisa dikomunikasikan dengan baik dan dengan bahasa Al Quran.
Karena pasti ada hikmah yang baik atas segala kejadian yang Allah berikan dalam setiap episode kehidupan kita.

Menyadarkan bahwa tidak ada rencana yang mengalahkan dari ketetapan, ketentuan Allah subhana wata'ala.

Qadarullah wama syafa A'la..
Apa sih yang paling dikuatirkan oleh wanita, dan tidak bisa dihindari selain masa tua. Menjelang usia 40 tahun, pasti akan mulai tampak garis dan kerutan pada wajah dan mata. Tentulah hal itu paling mengkhawatirkan bagi semua wanita, karena sejatinya semua wanita ingin kelihatan cantik dan awet muda.

Walau waktu terus berjalan dan masa tua tidak bisa dihindari, namun akan banyak jalan untuk mengatasi wajah yang semakin menua, termasuk mengatasi garis pada sudut mata dan bibir.

Kira-kira ada tidak ya produk perawatan kecantikan untuk mencegah penuaan dini, tetapi aman digunakan dan terjamin kehalalannya?

Banyak produk kecantikan yang menawarkan cara mengatasi penuaan dini, yakinkah anda jika produk yang ditawarkan itu terjamin aman dan halal?. Pasti sulitkan mencari produk perawatan wajah yang aman. Terkadang produk tersebut aman tapi belum terjamin kehalalalnnya.

Sekarang anda tak perlu khawatir lagi,  untuk mencari produk perawatan kecantikan yang aman dan halal. Zalfa Miracle solusi dalam mengatasi masalah anda. Zalfa Miracle Antiaging and Lightening Serum. Serum Anti Aging Zalfa merupakan produk yang paling diminati oleh pelanggan setia Zalfa. Fungsi utama dari serum ini adalah antiaging (meghambat proses penuaan). Kemudian kandungan vitamin C yang terdapat pada serum wajah ini memiliki manfaat mencerahkan kulit wajah, membuat kulit wajah anda semakin berseri. Karena Zalfa menjamin keamanan produk, maka Zalfa juga menggunakan bahan-bahan alami seperti kandungan Colllagen dan ekstrak kedelai dalam serum anti aging untuk memperkuat fungsi aging serta dapat membantu mengembalikan dan memelihara kekenyalan kulit wajah. Karena Zalfa Miracle Natural Skincare mengurusng produk halal, aman dan alami,  Zalfa sudah terdaftar lho di BPOM dan Halal MUI, dengan Uji Lab IPB - Dinkes

Pasti kepengenkan memiliki kulit wajah yang mencerahkan juga menghilangkan kerutan pada wajah dan mata.

Anda bisa dapatkan pruduk Zalfa Miracle Antiaging and Lightening Serum dengan mengunjungi langsung Fanspage https://www.facebook.com/ZalfaCosmetics/  dan Instgaram @Zalfa Miracle serta website Zalfa Mirace http://www.zalfa.co.id/ untuk mengetahui informasi lebih lengkap




DEADLINE  25 November 2017

Setiap wanita pasti ingin kelihatan cantik dan menarik, maka tak heran banyak yang berlomba-lomba melakukan perawatan, khususnya perawatan pada wajah. Berbagai cara dilakukan, dari yang alami hingga racikan. Dari yang murah hingga yang mahal pun sanggup di lakukan asal yang namanya wajah kelihatan cantik dan menarik. Namun apa jadinya jika ternyata produk yang digunakan mengandung zat-zat berbahaya, tidak aman bagi ibu hamil bahkan tidak terjamin kehalalannya.  Makanya kita perlu cermat memilih produk parawatan apa yang aman dan terjami kehalalannya.

Zalfa Miracle hadir untuk menjawab kegalauan kaum wanita terhadap produk kecantikan yang tidak aman. Zalfa Miracle merupakan salah satu brand produk Skin Care lokal yang hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia sejak Februari 2013 serta mengusung konsep Alami, Aman, dan Halal.

Zalfa Miracle bekerja sama dengan @Joeragan Artikel mengadakan lomba blogging “Zalfa Miracle” dengan ketentuan :

  1. Peserta bebas menggunakan platform blog apapun
  2. Lomba di peruntukkan khusus Alumni @Joeragan Artikel
  3.  Lomba berupa postingan artikel review produk Zalfa Miracle minimal 300 kata.
  4. Peserta wajib mereview minimal 3 (tiga) produk Zalfa berupa : lightening series, anti aging serum dan kakadu plum serum
  5. Info seputar produk zalfa bisa dilihat Disini, facebook https://www.facebook.com/ZalfaCosmetics dan instagram.@zalfamiracle
  6. Lomba berlangsung selama dua minggu (13 – 25 November 2017)
  7. Penjurian berlangsung 26 November s/d 30 Desember 2017 dan pengumuman pemenang pada tanggal 1 Januari 2018
  8. Artikel lomba blogging zalfa miracle wajib di share facebook dengan hastag #lombabloggingzalfamiracle dan tag akun facebook Rahayu Asda Putri.
  9.  Peserta wajib mengisi formulir https://goo.gl/forms/ZkD4iStqzS5NnfGi2
  10. Satu orang yang beruntung akan mendapatkan Logam Mulia seberat 1 Gram dan pemenang kedua dan ketiga akan mendapatkan sovenir Indblack 

Lomba blog ini di selengarakan oleh : @Joeragan Artikel bekerjasama denga Zalfa Miracle

Informasi file Zalfa bisa di lihat disini

dokumen pribadi
Dua hari lalu, saya menghadiri pernikahan anak dari seorang teman yang saya kenal sejak beberapa tahun lalu. Ummi begitu sapaan akrab beliau menikahkan putrinya seorang penghapal Qur’an dengan laki-laki sederhana. Mereka berjodoh tanpa melalui proses pacaran apalagi moment sesi prawedding. Karena tanggung jawab seorang ayahlah yang harus mencarikan laki-laki sholeh sebagai imam untuk putrinya. Awal perkenalan adalah ketika sang ayah pergi keluar dakwah selama 40 hari bersama beberapa orang termasuk seorang pemuda yang lurus hati. Melihat interkasi, mualamah dan akhlak selama keluar dakwah, sang ayahpun  jatuh hati dan berniat menikahkan putrinya dengan pemuda tersebut. Gayungpun bersambut, tawaran itu diterima dengan tangan terbuka oleh keluarga laki-laki Mereka hanya bertemu dua kali saat ta’aruf dan ketika pengarahan di kantor urusan agama.
Undangan tersebut sengaja diantarkan langsung kerumah oleh umi dan putrinya, disamping silaturahmi karena kami juga telah lama tidak bertemu. Biasanya saya jarang sekali menghadiri undangan penikahan, kecuali jika bukan kerabat dekat, ataupun tetangga sekitar. Memang dalam Islam kita diwajibkan memenuhi undangan, namun ada ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi jika dalam acara walimatur ursy tersebut diantaranya  tidak terdapat kemungkaran seperti : musik dan joget, minuman khamr, tidak menutup aurat. Jika dalam hal ini kita tidak mampu mengubahnya maka kewajiban memenuhi undangan gugur, begitu mayorotis pendapat ulama. Namun, jika pun saya harus menghadiri undang tersebut. Maka saya lebih memilih datang pada acara ijab qabul atau di sore hari setelah musik-musik di hentikan. Pada undangan kali ini saya memang sudah ngingatin suami jauh – jauh hari untuk mengantarkan saya datang ke resepsi walmatur ursy ini.
Gerimis di siang hari  kami tempuh agar bisa menghadiri undangan tersebut. Seumur hidup saya baru kali ini saya menghadiri undangan walimatur ursy yang islamy, dimana hanya lantunan shalawat yang mengiringi acara ini. Sang mempelai wanta menutup aurat dengan menggunakan cadar dan duduk di dalam rumah untuk menerima tamu wanita, sementara mempelai laki-laki bersorban dan bergamis putih duduk di depan rumah didampingi ayah dan ayah mertuanya untuk menerima tamu laki-laki. Sehingga tiada bersentuhan antara lak-laki dan perempuan. Tamu undangan juga dipisah. Untuk tamu undangan wanita disediakan ruangan khusus yang tertutup untuk bersantap hidangan, sementara tamu laki-laki tetap disediakan tenda di luar.
               
Pernikahannya sedehana namun terasa keberkahan didalamnya. Rasululah menganjurkan untuk mengadakan waliamtur ury walaupun hanya dengan seokor kambing. Ya pesta pernikahan atau walimatur ursy tetap mesti dilaksanakan, walaupun dalam kesederhanaan. Namun fenomena yang terjadi di masyarakat kita terkadang niat mulia pernikahan dirusak oleh acara-acara hiburan yang tidak bermanfaat. Bahkan tidak jarang mengundang biudan untuk bernyanyi dan berjoget hingga malam hari. Saya teringat betul ketika kuliah, setiap ada acara pernikahan pasti ada orgen dengan loadspekers yang keras. Terkadang suara nyanyian orgen tunggal hingga sampai tengah malam. Tentulah sangat menggangu tetangga sekitar, termasuk kami anak-anak kost yang hendak belajar.
Kemudian pengantin yang bersanding seharian dengan makeup yang tebal. Tak jarang perias pengantin memaksa pengantin perempuan untuk mencukur alis yang jelas-jelas perbuatan itu di laknat. Senior saya dikampus, saya lihat sendiri beliau menangis selama acara resepsi karena di larang sholat oleh perias pengantin, di bujuk – bujuk oleh ibunya, karena jika sholat tentulah make up tebal itu akan luntur dan harus di rias ulang. Adapula mereka yang menjamak sholatnya, karena kesibukan mengurus tamu undangan dan resepsi. Fenomena yang menggelitik namun juga mengiris hati.
                Tak banyak orang yang bisa berbuat sepert itu dengan melaksanakn pesta pernikahan secara islamy. Terkadang mereka yang sudah faham dengan syariat namun terhalang dengan keinginan orang tua untuk mengadakan pesta pernikahan yang mewah dengan mengundang banyak orang juga ada hiburan sebagai suguhan. Tak jarang berhutang hanya karena khawatir dengan apa yang dikatakan orang.

                Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dikemudian hari, karena jika saat ini kita telah menjadi orang tua dan suatu saat akan menikahkan anak-anak kita. Adakanlah pernikahan sesuai dengan apa yang telah disyariatkan guna menjadi contoh di tengah masyarakat. Sebab sesuatu itu tidak akan berubah jika tidak di mulai dari diri sendiri.
Flayer @Joeragan Artikel
Pernahkah kamu berada dalam masa stagnan, dimana bumi serasa berhenti berputar. Jenuh dengan rutinitas yang monoton dan  kamu merasa  bukan menjadi dirimu sendiri. Itu yang saya rasakan bertahun lalu, impian menjadi seorang penulis seolah terkubur bersama waktu. Sebelas tahun lalu dimana saya masih berstatus seorang mahasiswa  dengan idealisme dan pemikiran cemerlang. Aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa Institut menjabat kepala biro Kesektariatan, sebagai tim redaksi Tabloid Fatih milik UKM KSI Ulil Alab serta Sekretaris Jaringan Muslimah Daerah FSLDK (Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus).
                Keinginan menjadi penulis mantap ketika pada semester tiga saya mengikuti pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh UKM KSI Ulil Albab. Training luar biasa yang mulai mengubah cita-cita saya yang saat itu sedang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang.  Menulis memang bukanlah sebuah bakat, namun pembiasaan yang terus berulang.  Kegalauan suka duka selama tiga tahun tinggal di asrama putri MAPK Koto Baru Padang Panjang saya luahkan dalam bentuk catatan harian. Tak ada teman bercerita kala itu, hanya diary teman pelipur lara, pengobat rindu keluarga yang jauh disebrang.
                Kebiasaan menulis, mengantarkan saya hingga rutin hadir dalam diskusi mingguan diTaman Budaya Forum Lingkar Pena Sumatera Barat. Oleh para senior di FLP kami dimotivasi terus untuk bisa mengirimkan tulisan ke koran dan majalah, hingga cerpen saya pernah terbit di harian Serambi Minang, Majalah tasbih dan Majalah Remaja Hanif.
                Namun, semuanya berubah ketika saya selesai wisuda dan pulang kembali ke Tanjungpinang. Saya yang lama dirantau  (Padang), tak banyak mengenal kawan di Tanjungpinang,  ahh karena masih penulis amatiran masih perlu mentor dan komunitas, juga ketiadaan media sosial seperti sekarang. Hingga akhirnya saya menikah dan punya anak. Rutinitas  mengurus rumah tangga apalagi saya baru menjadi seorang Ibu membuat waktu saya habis untuk mengurus keperluan anak.  Kemudian saya diterima mengajar di SMP IT Al Madinah sebagai guru bidang studi bahasa arab. Saya kira dengan mengajar saya telah menemukan dunia saya, namun nyata tidak.  Bahkan saya pernah dibuat menangis akibat ulah anak didik.
                Tidak berapa lama, saya mengundurkan diri, karena pihak sekolah mengharuskan semua guru untuk mengajar full time hingga jam 5 sore. Kemudian saya nekad membuka playgroup, taman kanak-kanak dan bimbingan belajar.  Namun hanya berjalan beberapa tahun kemudian tutup. Saya tidak  mampu mengelola secara maksimal, karena saya merasa itu bukan dunia yang selama ini saya cari. Hingga di awal tahun 2017, ketika  junior saya di kampus mengajak untuk mengikiti traning gampang nulis artikel secara online oleh joeragan artikel.
                Saya langsung mengiyakan ajakan tersebut. Memulai kembali belajar cara menulis artikel yang dengan benar. Sejak mengikuti training pertama di joeragan artikel, saya mulai banyak mendapat pertemanan dengan para wanita luar biasa yang memilih berkarya dari rumah. Mereka punya semangat  yang patut di acungkan jempol, tak boleh ada kata ‘NANTI, TAPI dan MALU’ jika ingin maju. Benarr semua orang bisa menulis dan menulis itu gampang, namun yang sulit itu adalah menjaga konsistensi untuk terus menulis, karena skil menulis harus terus di asah.
Pada Training Gampang Nulis Artikel, kita tak hanya dibiarkan menulis sendiri, ada PJ yang baik hati yang akan mengoreksi tulisan peserta. Kemudian menyusul training  jebol media dan status cantik. Saya sangat terkesan dengan training status cantik, saya yang dulunya adalah orang yang tidak percaya diri untuk membuat status di facebook, dengan mengikuti training ini, mau tidak mau kita di wajibkan untuk menulis status dan di bimbing selama satu bulan.  Lambat lain semakin terbiasa menulis status kehal-hal yang postif.
                Jadi, jika ada yang bertanya, bagaimana mekanisme training di  Joeragan Artikel ini. Pertama yang mau saya katakan adalah, biaya untuk satu training masih terjangkau. Lho kok bayar, nama nya menambah ilmu nggak ada yang gratis ya guys. Kemudian, kita yang sebagai IRT apa nggak rempong ikutan training. Nah, justru itu kelebihan dari training online, kita bisa nyimak materi sambil tidur – tiduran, bahkan maska juga bisa. Bagaimana bisa? Training di adakan di grub facebook. Peserta yang telah registrasi akan di masukkan kegrub, ketika jadwal di mulai, mentor mulai memberikan materi dengan slide dan peserta training bisa bertanya dikolom komentar.  Walaupun ketinggalan kelas waktu itu, kita masih tetap bisa membaca isi materi lewat slide dan jika ada yang ingin ditanyakan tinggal  tag mentor saja.

                Dalam training menulis, yang paling dibutuhkan adalah praktek. Makanya setelah materi selesai mantor langsung memberikan tugas. Kemudian dalam pengerjaan tugas peserta tidak dibiarkan sendiri lho, ada PJ  yang akan mendampingi. Banyak teman yang bertanya, bagaimana bisa menulis, atau minta diajarkan menulis. Menuli situ gampang, tulis saja apa yang ada di pikiran, yang tidak mudah adalah melatih diri agar terus menulis. Yess saya mulai semangat nulis sejak ikutan training di Joeragan Artikel. Hayuuuuk yang pengen konsisten lagi menulisnya, berteman dengan para emak luar biasa karena enegri positif itu menyebar mari ikutan training di joeragan artikel.   Sejak saat itu dan saya mulai benahi blog saya yang berdebu dan mulai kembali untuk konsisten menulis. Bagi saua dengan menulis saya merasa hidup kembali.
Blogwalking dan meninggaklan komentar sudah makan sehari-harinya para blogger. Hal itu di lakukan bukan tanpa alasan maupun kurang kerjaan. Blogwalking dan meninggalkan komentar merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan optimasi dan performa SEO pada website kita. Dengan meninggalkan komentar di blog orang atau blog yang berkualitas berarti seorang blogger telah menyematkan/menanamkan link blognya pada berbagai blog sehingga link blognya menjadi familiar dan mudah terindex oleh mesin pencari yaitu  SERP.
Namun komentar yang bagaimana yang sesuai SEO itu. Rupanya, dalam berkomentar kita tidak boleh asal berkomentar, seperti mendekor cake hias butuh ketrampilan khusus  begitu juga dalam berkomentar dalam bloging perlu seni agar bloging tak  jadi garing. Walaupun berkomentar di blog terkesan sepele, bisa saja kita tidak membaca isi artikel tersebut karena mementingkan komentar sehingga kita pun berkomentar seadanya. Berikut cara berkomentar blog  yang benar :
Pertama, Berkomentarlah dengan komentar yang relevan. Mengapa harus relevan. Algoritma google sekarang sudah canggih. Algoritma itu sendiri mengcrawl dan berselancar didunia maya mencari jenis konten, backlink dan sebaginya. Maka berkomentarlah dengan komentar relevan yaitu dengan membaca isi artikel tersebut, mengulasnya minimal tiga kalimat. Hindari berkomentar secara singkat dengan kalimat “Thank ya infonya” dan sebagainya karena komentar di anggap tidak relevan dan juga di anggap spam oleh Google. Tentu saja usaha anda untuk rajin berkomentar di blog orang lain akan sia-sia.
Kedua,  Gunakan teknk backlink yang benar. Maksud disini adalah ketika anda berkomentar. Maka pada blog bawaan blogspot, maka anda mesti mengisi kolom Name/Url. Dengan begitu kita telah menyematkan link blog kita kedalam blog orang lain. Sementara blog bawaan wordprees anda tinggal mengisi kolom Nama, email dan URL Blog anda.
Ketiga, Komentar yang singkat dan tidak relevam akan di anggap spam oleh google, juga blogger yang meninggalkan link hidup juga akan di anggap spam oleh sebab itu disarankan bagi pengguna blog untuk mederisasi blognya agar bisa memilah dan memilih komentar mana yang layak untuk di tampilkan. Kemudian, jika anda tidak menyetel mederisasi blog, anda cukup menghapus komentar singkat yang  di anggap spam karena itu akan berbahaya bagi blog anda. ]
Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat.



Photo : Pixabay



IG @nanamortier
Menjadi wanita karier adalah impian bagi semua wanita. Berblazer rapi setiap pagi menuju kantor dan berjibaku dengan pekerjaan dan rutinitas kantor tentu suatu yang menyenangkan.. Terlebih lagi pekerjaan itu sesuai dengan passion serta sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Namun nyatanya, kenyataan selalu tak sesuai harapan. Idealisme masa muda terbentur dengan realita. Kodratnya kenyamanan seorang Ibu adalah ketika berada dekat dengan  sibuah hati.
                Seperti yang di alami Molina Sari atau yang lebih dikenal sebagai Nana Mortier.Bukan hal yang mudah memutuskan untuk risegn  dari pekerjaan, setelah enam tahun bekerja di Bank Syariah Mandiri cabang Pekanbaru dengan jabatan terakhir sebagai Kepala KLS Kantor Layanan Syariah. Saat itu putri kedua yang lagi berusia 11 bulan tengah  berjuang melawan penyakit muntaber dan dirawat dirumah sakit selama 6 hari. Naluri sebagai seorang ibu yang membuatnya mengambil keputusan untuk berhenti dari pekerjaan yang sangat menjanjikan. Setelah risegn kemudian beliau mengikuti suami yang bekerja pada bank pemerintah dan di tempatkan di pulau Daboo Singkep, salah satu Kabupaten di provinsi Kepulauan Riau.
               
Koleksi Foto @Nana Mortier

Tinggal di pulau dengan minimnya  akses transportasi lantas tak membuat Nana Mortier patah arang. Melalui bisnis Suplemen Kesehatan herbalife yang telah dirintisnya saat masih bekerja, beliau masih tetap menjalankan usahanya sehingga berkesempatan mengunjungi Macau dan Thailand. Tahun 2015 sang suami dipindah tugaskan ke Kota Tanjungpinang dan kedua putrinya sudah mulai sekolah di SD IT As Sakinah. Sebagai seorang Ibu rumah tangga, Kak Nana begitu sapaan akrabnya, rutin membuat menu bekal sekolah  serta cemilan lain kemudian di unggah di facebook dan instagram.  Kreasi bekal sekolah dan cemilan yang unik dipadu dengan teknik pengambilan foto yang tepat mengundang setiap mata yang melihat ingin menikmati cemilan tersebut. Hingga order cemilan mulai berdatangan.
Kolek foto Endors IG @Nana Mortier
                Peluang itupun di sambut baik oleh Alumni Sastra Ingris Universitas Andalas ini dengan tekun mempelajari resep-resep yang diserching dari internet dan mempraktekannya. Mulai banyak yang mengorder cake hias, brownies panggang dan cake napoleon. Namun tidak hanya itu saja, perempuan yang memiliki hobi Photografi ini dengan kemampuan dalam pengambilan anggel foto yang tepat, membuat kak Nana ini kebanjiran endors untuk berbagai macam produk dan telah menjuarai lomba foto yang diadakan komunitas Photogarfi Kota Batam.
               
            Disamping aneka cake, cemilan rutin yang setiap hari dibuat untuk dijualkan disekolah anak-anaknya adalah DingDot atau puding sedot. Kedua putrinyapun juga dengan senang hati, tanpa rasa gengsi menjualkan dingdot ini kepada teman-teman dan guru disekolah. Beliau menyadari akan banyak manfaat anak diajari berjualan sedari dini diantaranya : melatih kemandirian, berhitung dan kemampuan komunikasi untuk melobi pembeli. Banyak kesan yang saya tangkap dari perempuan berusia 38 tahun ini, bahwa jika melakukan sesuatu harus tekun jangan setengah hati, ilmu bisa dicari dimana saja, namun yang sulit adalah menjaga ketekunan.
                Adalah sebuah anggapan yang salah jika ada yang mengatakan buat apa perempuan sekolah tinggi karena pada akhirnya akan mengurusi dapur. Yess, perempuan memang nantinya bakal ngurusin dapur, tetapi tetap harus mengeyam pendiidikan setinggi-tingginya, bukan untuk mengejar karier  selangit, karena dengan pendidikan yang dimiliki dia akan menjadi madrasah bagi anak-anaknya serta tetap produktif walaupun hanya dari rumah karena perempuan butuh yang namanya aktualisasi diri. Jika ingin melihat koleksi fhoto dari kak Nana ini dan berminat untuk endors bisa cek di IG nya @nanamortier



Sepuluh tahun lalu, di akhir tahun 2006 saat saya lagi frustasi lantaran proposal skripsi yang selalu ditolak dosen pembimbing. Ada pesan masuk di handphone, yang memberitahukan bahwa saya naskah saya lolos seleksi panitia dan saya berkesempatan untuk mengikuti Workshop Kepenulisan Sastra selama 4  hari 3 malam di INS Kayu Tanam Kabupaten Pariaman. Workshop ini diadakan oleh DKSB (Dewan Kesenian Sumatera Barat). Dari kampus ada beberapa orang yang mengirimi naskah dan hanya naskah saya sendiri yang lulus seleksi, naskah  yang saya kirim adalah naskah cerpan yang berjudul Laki-laki itu.

Seingat saya ada sekitar 40 peserta yang mengikuti kegiatan ini dari berbagai kampus. Saya waktu itu sekamar dengan seorang sarjana kedokteran yang lagi Koas, dia jago  membuat puisi, namanya siska. Karena kegiatan ini diadakan oleh DKSB maka akan lebih banyak unsur sastra didalam tulisan. Para mentor adalah para penulis ternama Sumatera Barat : Gus Tf Sakai, Abel Tasman, Esa Tegar dan lainnya saya tak ingat lagi. Nama Gus Tf Sakai, pertama kali saya kenal ketika membaca Novel Golagong  Balada Si Roy, Gola Gong pernah mengutip sklumit ungkapan Gus Tf Sakai  yang berbuyi Masa depan selalu menjanjikan harapan. Sebab Tuhan senantiasa menaburkan kebahagiaan. Jika kenyataan tida seperti yang kita inginkan”,  saya masih ingat hingga kini, sebab ketika membaca langsung saya tulis. Tak menyangka Novel yang saya baca zaman SMU, di akhir masa perkuliahan saya berguru dengan penulis ungkapan tersebut. Gus Tf Sakai lebih dikenal dengan novel remaja berjudul “Segi Empat Patah Sisi” juga cerpenya menghiasai Majalah Sastra Harison, bersama Esa Tegar dengan puisi sastranya.

Dalam tulisan ini saya tidak akan mengulas tentang Workshop ini, karena banyak yang sudah lupa, namun masih ada beberapa hal yang masih saya ingat. Waktu itu kami di bagi kedalam dua kelompak. Kelompok cerpen dan kelompok Puisi. Seperti pelatihan kepenulisan pada umumnyam tidak banyak teori namun langsung praktek menulis. Saya masuk dalam kelompok cerpen yang langsung di mentori Gus Tf Sakai, sistem belajarnya membuat lingkaran dan kami duduk di taman-taman. Gus tf Sakai mengoreksi tulisan kami dan memberi masukan dengan kalimat yang tepat. Ada satu hal yang hingga saat ini masih saya ingat. Para mentor mengatakan, penulis saat ini menulis hanya untuk memenuhi kebutuhan penerbit yang mengikuti selera pasar. Sehingga unsur – unsur sastra ditiadakan. Maka tidak heran jika setahun dua tahun, nama mereka akan mudah dilupakan. Tak jarang hanya karena ingin memengikuti selera pasar, penulis akhirnya mengesampingkan idealismenya.

Pesan mentor waktu  itu,  menulislah dari hati, seperti Buya Hamka, Sultan Takdir Aliusyahbana, NH Dini mereka menulis sesuai sastra hingga kini nama mereka tak hilang ditelan zaman.

Photo : Pixabay