Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2017

BUNDA AJARKAN ANAKMU UNTUK BERKARYA (PART 2)

Menyambung cerita saya kemaren tentang anggapan kesuksesan bagi kebanyakan orang.   Bahwa sukses itu adalah ketika bisa duduk dibelakang meja, memakai baju kemeja mahal plus berdasi atau blazzer bagi wanita dengan mendapat gaji setiap bulannya. Barangkali itu adalah impian dari semua mahasiswa, termasuk saya pada saat itu. Bersungguh-sunguh kuliah, mendapatkan nilai bagus, lalu diterima diperusahaan atau lolos seleksi CPNS kemudian bekerja sesuai dengan bidang keahlian.                 Namun apa jadinya jika kenyataan tidak sesuai harapan. Bahwa yang sebenarnya adalah sulitnya lapangan pekerjaan di negara kita, hanya mengandalkan selembar ijazah namun minim skill hingga petantang-petenteng membawa ijazah kesana kemari untuk melamar pekerjaan. Sedikitnya lapangan pekerjaan membuat tingkat pengangguran semakin tinggi. Akhirnya banyak yang frustasi hingga terlintas sebuah anggapan “buat apa kuliah jika pada akirnya hanya menjadi kulli bangunan atau buat apa kuliah jika pada akhirnya

10 Alasan Pentingnya Makan Bersama di Dalam Keluarga

                Saya dan suami berbeda karakter. Mungkin itu yang namanya jodoh, saling mengisi kekurangan masing –masing, saya yang selalu pesimis,  ragu-ragu dan penakut dipertemukan Allah dengan laki-laki yang selalu bahkan menurut saya sangat optimis, tidak takut sama sesiapun (kecuali Allah)/pemberani dan cepat mengambil keputusan. Termasuk berbeda latar belakang, saya dilahirkan dari kedua orang tua yang bekerja, sementara ibu mertua saya adalah seorang ibu rumah tangga.                 Saya lahir dikota kecil, kedua orangtua saya berprofesi sebagai guru sekolah dasar. Karena Ibu saya adalah wanita pekerja, jadi kami sedari kecil sudah terbiasa mengurus keperluan sendiri-sendiri. Jika lapar, lauk pauk sudah tersedia dalam tudung saji diatas meja makan, tinggal makan sendiri-sendiri. Karena semua serba dilakukan sendiri, maka jarang sekali ada momen makan bersama didalam keluarga kami, kecuali saat buka puasa di bulan Ramadhan.                 Hal ini bertolak bela

BUNDA AJARKAN ANAKMU UNTUK BERKARYA (Part 1)

Setelah membaca tulisan mbak Nurul tentang Perempuan harus bergerak statis , Saya jadi tergerak untuk menuliskan tentang perlunya anak-anak di ajarkan untuk berkarya sedari dini. Di era digital, segala perubahan terus berpacu, yang cepat akan melesat maju, dan yang lamban akan ketinggalan. Begitu juga halnya dengan perempuan, gembar- gembor emansipasi menjadikan sebagian wanita meninggalkan kodratnya dari seorang ratu dirumah menjadi wanita pekerja. Dahulu kaum perempuan hanya terkukung dirumah, namun kini perempuan bisa mengenyam pendidikan setinggi-tingginya kemudian mengecap karier yang gemilang. Namun satu hal yang  perlu diingat, setinggi apapun pendidikan yang ditempuhnya, tetap pada akhirnya rumah adalah tempat labuhan ternyaman yang menjadikannya seorang ratu didalam rumah. Seingat saya dahulu semenjak sekolah dasar hingga selesai bangku perkuliahan. Pendidikan di negara kita hanya menekankan bahwa sukses itu dengan mendapatkan pekerjaan layak (menjadi pegawai), maka tak

Hamil Dengan Mioma

Ini asli testpack punya saya   Beberaa hari lalu banyak postingan tentang testpack garis dua yang justru hanya sebagai bahan becandaan. Awalnya kita memang sedikit terhibur, namun lama kelamaan setelah banyak yang memposting status serupa itu, saya mungkin sebagian emak-emak jengah, entah dapat ide dari mana, hingga membuat olokkan seperti itu, seolah-olah hilang rasa empati terhadap mereka   yang bertahun-tahun belum juga mendapatkan keturunan.

Cara Mudah Bikin Beef Steak dengan Saos Terayaki

Idul Adha telah berlalu hampir dua pekan. Saat terima daging kurban masa itu, sengaja daging kurban tersebut tidak langsung dimasak untuk dimakan. Saya bersihkan, dan potong seperti potongan dendeng, bumbui dengan ketumbar,  jahe dan bawang putih lalu rebus hingga empuk. Setelah itu simpan di kulkas, agar daging awet pikir saya. Setelah di bumbui dengan bumbu dendang nantinya juga bisa diolah, pastinya di goreng untuk dendeng, untuk anak-anak bisa juga bikin semur daging atau di sup sedikit.  Karena aseli nggak tahu resep – resep daging kekinian, tetiba si sulung colek-colek dan bilang “ummi, kita bikin beef steak yuuk, pengenlah makan beef steak kayak di restouran”.  “Yuuk lah, kita tanya resepnya sama mbah google”. Makan dapat lah saya resep steak daging. Rupanya beef steak ini ada dua cara pengolahanya, yang pertama dagingnya hanya di potong lebar dan di rebus ( waah ini mah sama saja dengan dendeng, pikir saya ), yang satunya lagi, olahan daging dengan cara daging digilin

Ketika Berkesempatan Mampir di Aksi Peduli Rohingya

Dua minggu terakhir ini publik di kagetkan dengan kabar sedih yang menimpa saudara-saudara Muslim Rohingya di Mynmar. Gonisida besar-besaran terhadap muslim Rohingya oleh pemerintah Mynmar diluar nalar manusia. Pengusiran orang-orang dari kampung halaman, pembantaian, pembunuhan bahkan pemerkosaan, sungguh membuat  hati miris, maka hanya doa yang dapat dilantunkan, agar Allah segera menolong  dan memberi ketabahan kepada mereka.

Belajar Berani Dari Pemuda Ibrahim

Images : Google   Reff Belajar dari Ibrahim Belajar taqwa kepada Allah Belajar dari Ibrahim Belajar untuk mencintai Allah Malu pada Bapak para Anbiya Patuh dan taat pada Allah semata Tanpa pernah mengumbar kata-kata Jalankan perintah tiada banyak bicara Semasa kuliah saya suka sekali mendengarkan nasyid ini, “Belajar Dari Ibrahim” vokalis SNADA. Dalam nasyid ini berkisah dan menyindir diri yang sering merasa takwa dan membawa kita untuk belajar ketakwaan dari keluarga Nabi Ibrahim. Seberat-beratnya ujian adalah ujian yang diberikan Allah kepada para Rasul Ulul Azmi. Termasuk ujian untuk nabi Ibrahin Alaihisalam. Mumpung saat ini adalah momentum Idul Adha, yuk kita mengenang lagi kisah keteladanan dari sosok nabi Ibrahim Menurut sirah, Nabi Ibrahim telah diberikan ujian dari Allah dari sejak masih kecil. Beliau lahir pada sekitar aban 18 – 19 sebelum masehi di Urkadism (Irak Selatan). Ayahnya bernama Azar keturunan Syam bin Nuh. Azar adalah seorang pembua