Mie rebus atau mie instan atau apapun namanya, merupakan makanan favorit bagi semua kalangan dan umur, apalagi jika di makan ketika musim hujan.. panas – panas serta aroma bumbu membuat makanan ini menjadi istimewa. Tapi jika di konsumsi setiap hari secara berlebihan tentulah tidak baik bagi kesehatan
Soal penyajian  setiap orang pasti punya cerita tersendiri. Dulu ketika masih kecil,apapun merek mie rebus nya kami selalu menyebutnya Indomie, padahal saat itu juga ada merek lain seperti Sarimie, tapi Ibu ku lebih suka membeli Indomie rebus rasa Ayam Bawang. Begitu juga dengan Pasta gigi. Mulut ini seperti awam menyebut pebsodent, padahal banyak juga merek pasta gigi lainnya.  seingatku Alm Ibu selalu membuat mie rebus atau Indomie  setiap hari minggu pagi sebagai sarapan di makan bersama-sama dengan nasi,

Hai, Sobat kali ini kita saya akan memberi tips praktis tentang menghilangkan Flek wajah secara tradisional tanpa merogoh kocek yaitu  dengan mentimun
Sinar matahari yang mengenai kulit wajah dapat mengakibatkan flek hitam. Untuk menghilangkannya dapat menggunakan cara tradisional yaitu :
Assalamualaikum

Perkenalkan, saya Rahayu Asda Putri, keseharian sebagai seorang ibu rumah tangga, sambil mengelola Taman Kanak-Kanak, di Sibukkan dengan  mengurus 3 amanah lucu yang Allah titip semoga kelak mereka menjadi penerus agama Allah



Disadari atau tidak, stres telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Tiap orang pasti pernah mengalami stres, dari yang ringan hingga kronis. Stres merupakan respons dari tubuh maupun jiwa ketika mengalami tekanan dari luar (lingkungan). Ada banyak sumber atau faktor penyebab stres. Hal-hal kecil dalam keseharian yang kurang sreg di hati, misalnya, juga bisa menjadi pemicu stres. Misalnya, saat-saat dikejar deadline, atau bila ada seorang rekan kerja yang hobi menyetel musik keras-keras di samping meja kerja Anda.

PENGUMUMAN
PENERIMAAN UMUM PEGAWAI PT PLN TINGKAT ( S1 / DIV / DIII )
TAHUN 2016

PT PLN (Persero) merupakan perusahaan penyedia jasa kelistrikan terbesar di Indonesia. Dengan visi untuk “Diakui sebagai Perusahaan Kelas Dunia yang Bertumbuh kembang, Unggul dan Terpercaya dengan bertumpu pada Potensi Insani”, PT PLN (Persero) berkomitmen untuk melistriki seluruh Nusantara. Kami percaya bahwa Potensi insani merupakan aset terbesar dan masa depan kami, karenanya kami berinvestasi besar untuk mendapatkan calon-calon pemimpin masa depan yang akan mengembangkan PT PLN (Persero) menjadi Perusahaan Kelas Dunia dan menghadapi tantangan bisnis di masa yang akan datang. Kesempatan berkarier di PT PLN (Persero) sangatlah luas karena rentang bisnis kami dari hulu sampai hilir, mulai dari Pembangkitan, Transmisi hingga Distribusi Listrik ke pelanggan serta jasa-jasa pendukungnya. Bergabunglah bersama kami.
Sayembara Fiksi dibuka kembali! 

Tantang daya cipta Anda untuk menjadi penulis terkenal dan menangkan hadiahnya!

Syarat Umum Sayembara Cerpen & Cerber femina 2016/ 2017:
>>Peserta adalah Warga Negara Indonesia.
>>Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, menggunakan ejaan yang disempurnakan. 
>>Naskah harus karya asli, bukan terjemahan. 
>>Tema bebas, namun sesuai untuk majalah femina.
>>Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik dan online, dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain. 
>>Peserta hanya boleh mengirim 2 naskah terbaiknya. 
Beginilah kisah nya, menyambung cerita kemaren tentang antusianya keponakan bertanya tentang kisah ku saat orientasi di awal menjadi putih abu-abu. Dan akhirnya aku pun menginjakkan kaki di tanah koto baru ini, sekolah berasrama dengan sejuta kenangan. Sebuah sekolah bernama Madrasah Aliayah Negeri  di desa koto baru Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Di desa yang terletak pada perbatasan antar kota Bukit tinggi dengan Padang panjang, kurang lebih 10 kilometer ke bukititnggi dan kurang lebih 10 kilomater ke kota padang panjang. Madrasahku ini elok letaknya berada di tepi jalan lintas sumatera. Sungguh banyak kenderaan yang berlalu melintasi jalananan ini, Truk besar yang kami sebut puso dan hendak mengantarkan barang ke provinsi lain bahkan untuk keJakarta juga melewati sekolah kami, kawan nak ke Padang pun juga melewati  jalanan ini. Nan membuat cantik desa ini di apit oleh dua buah gunung nan menjadi ikon sumatera barat, gunung merapi  disebelah timur dan gunung singgalang di sebelah barat, kedua gunung yang saling berhadap-hadapan menambah indahnya panorama desa ini. Apalagi di tambah dengan udara nan sejuk serta hawa berkabut di pagi hari.
 Dan next cerita kita berlanjut, padahal awalnya mau cerita soal masa orientasi siswa ketika saya di aliyah, tapi kok malah cerita dari zaman krucil.. tapi tak apalah, ini adalah muqadimah atau titik awal aku melangkah menuntut ilmu menuju ke sumatera barat. Ini lah sebab musabab ngapa aku  nya punya keinginan kuat untuk sekolah  Agama di Padang sana.
Hal ini bermula ketika ketekunan ku belajar agama di Madrasah Diniyah Awaliayah (MDA) masjid At Taqwa di jalan Sumatera itu, pemahaman agamaku agak sedikit lebih banyak di bandingkan dengan taman- teman di sekolah. Setiap minggu pagi, pas acara didikan shubuh, aku selalu tampil kedepan : pidato, kalo tidak jadi Mc,  Kalo tidak baca hafalan surat pendek. Konsep pidato untuk aku yang seukuran anak SD udah bikin sendiri itu luar biasa,  nyontek di belutin khutbah jum’at yang selalu di bawa ayah. Berbagai macam lomba aku ikuti saat masih di MDA,mulai dari lomba : pidato, praktek sholat, hapalan surat pendek,hafalan do’a harian, karena setiap acara hari besar Islam Mesjid kami selalu mengadakan berbagai macam lomba. Aku juga sering di utus untuk mengikuti lomba antar mesjid yang biasa nya di adakan di Mesjid Raya untuk sekota Tanjungpinang. Berbagai prestasi aku ukir saat itu di zaman SD, di tambah lagi prestasi di sekolah tak pernah keluar dari rangking tiga besar di kelas. Namun masa – masa kegemilangan itu nampaknya hanya sebatas zaman sekolah dasar. 
Nah,karena sepertinya aku lebih minat pada bidang agama, maka saat itu di kota Tanjungpinang ini, geliat agama tidak seperti sekarang, dulu nya belum ada pondok pesantren. Yang ada di Jawa atau pun di sumatera, tapi nampaknya, Ibuku gak akan rela anak nya baru tamat SD di lepas jauh-jauh. Sekolah Islam terpadu seperti SMP IT saat ini pun dulu nya belum ada. Makanya keinginan satu – satu nya ketika itu adalah masuk MTs N (Madrasah Tsanawiyah ).  Teman – teman di SD tak ada yang minat masuk ke Mts ini, apalagi teman di MDA, hanya aku seorang sahaja yang minat, padahal aku anak juara lah istilah nya pada waktu itu, tak lepas dari tiga besar di kelas walau tak juara umum,di kenal sebagai anak juara. Semua terheran-heran karena Mts ini adalah tempat anak – anak buangan istilah nya, anak – anak dengan NEM (Nilai Ebtanas Murni) rendah dan tak jebol masuk SMP negeri, maka  masuklah mereka ke Mtsn ini.
Baru saja nonton tentang sang pemimpi di trans tv,teringat masa 15 tahun yang lalu saat masih mengenakan putih abu-abu, pas pula dua hari yang lalu ponakan cowok main kerumah dan  betapa senangnya dia bercerita karena sebentar lagi seragamnya akan berubah menjadi putih abu-abu, yang paling membuat gembira adalah keterimanya dia SMA favorit/unggulan di kota kami dengan itu akan mengantarkan cita – cita nya untuk menjadi seorang dokter. Tak pelak saat itu dia bertanya tentang masa orientasi siswa (MOS) di saat aku sekolah dulu, maka mengalirlah alunan cerita indah, suka duka selama menjalani masa-masa kehidupan diasrama  dari lisan ini, yang menjadi kenangan tersendiri bagi ku.
Akan sangat disayangakan, jika kisah itu hanya keluar dilisan sahaja,maka alangkah baiknya jika setiap  episode penggalan sejarah hidup, suka maupun duka, di ukir oleh tinta sejarah supaya dapat di baca anak cucu nantinya. Nah berhubung, kegiatan isi mengisu blog lagi mandek alias kehabisan ide, padahal udah ada judul- judul yang mau di tulis duluan seperti tour kami ke sumatera barat dua bulan lalu yang belum rampung : danau kembar,  Jalan cubadak, Ikan larangan dan banyak lagi, tour ke kebatam juga. Tapi nampaknya cerita tentang sekolah begitu menggebu ingin di tuangkan, maka jadilah malam ini aku kembali lembur untuk bercerita.
Nah simak baik-baiknya …
Sedikit tentang masa kecil, aku lahir dan di besarkan di sebuah kota kecil di pelosok pulau daerah provinsi Riau bernama Tanjunpinang, semasa aku lahir pada tanggal 26 Desember tahun 1983 jam 10 pagi di Rumah sakit Umum daerah, pada saat itu  sedang ada peresmian Tanjungpinang menjadi KOTIP (kota adminstratif)  dan peresmian  gedung kacapuri, jadi sebenarnya saat pemerintah mengadakan peringatan hari kotip tanjungpinang, bersamaan dengan hari lahir ku dan usia kotip tanjungpinang juga seuisia umurku.. (abaikan saja)

Dewan Kesenian Jakarta menyelenggarakan Sayembara Novel DKJ 2016. Penyelenggaraan ini diharapkan dapat melahirkan penulis-penulis Indonesia dengan karya bermutu. Persyaratan sebagai berikut:
KETENTUAN UMUM
  • Mengisi formulir pada tautan daring http://bit.ly/formulirsayembaradkj2016 dan mengirimkan kembali kepada panitia penyelenggara.
  • Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
  • Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
  • Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.
  • Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.
  • Tema bebas.
  • Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya).
Ini cerita tentang kucing, kucing jantan belang dua, bernama Dolpin. Tuannya Dolpin adalah keponakan ku, karena masa libur sekolah  telah tiba ada moment Ramadhan pula, kakak ipar beserta anaknya mudik ke rumah omanya di Pekanbaru. Seperti kami yang juga mudik ke youdowinangun sejak awal Ramadhan lalu.  Dan Dolpin dititipkan ke rumah ayahku sekitar  seminggu Ramadhan.
Dulu semasa almarhum ibu masih ada kami juga punya hewan peliharaan, tapi bukan kucing melainkan berekor-ekor ayam, ada ayam jantan juga ayam betina beserta anak – anak  ayam yang suka berkeliaran. Pagi dan Sore adalah tugasku memberi makan ayam dengan semok beras ukuran kaleng susu, mudah saja memberi makan ayam, cukup ke halaman rumah  dengan membawa sekaleng susu beras dan  berseru “Kru kru kru kru” maka seluruh ayam – ayam datang berhamburan berebut makanan nya. Itu cerita tentang ayam. Tapi kini kita cerita tentang dolpin si kucing jantan berbelangg dua. Cerita lagi tentang dulu semasa SD, sepupu laki – laki yang seumuran dengan ku, juga suka kucing, tapi dia ini  tak pandai menjaga apalagi mengurus kucing. Setiap kucing yang di temuinya selalu di elus-elus hingga banyak kucing yang datang kerumah, kalo hanya sekedar memberi makan kucing tak masalah, tapi ada hal yang bikin kesal, sepupuku ini tak pandai dia mengajarkan kucing untuk eek di luar dan sebagainya. Akhirnya rumah kami keseringan ada kotoran kucing, kadang juga muntah kucing. Anehnya kucing yang datang kerumah kami selalu kucing betina, hingga kucing melahirkan pun ada jyga saat itu. Ketika aku dulu mengutarakan maksud ingin juga memelihara kucing, tapi ibu ku bilang “jangan” sebab beliau sewaktu kecil pernah punya pengalaman dicakar oleh kucing peliharaan ibu. Oleh sebab itu kami tak mau pelihara kucing.