SUMATERA BARAT I AM COMING

by - 01:18

LATE POST

12 April 2016, adalah perjalanan kami sekeluarga untuk pertama kali menginjakkan kami di Sumatera Barat, nan pastinya perjalan pertama buat si Kecil Adam terbang menembus awan dengan menggunakan pesawat. Namun lain hal nya dengan si kakak Hafizah dan Bang Atqa yang saat ini untuk kedua kalinya terbang dengan pesawat setelah distinasy kami sekitar tiga tahun lalu mengunjungi Jakarta.
Senang


dan haru itu pasti, sebab itu perjalanan saya setelah 9 tahun meninggalkan Kota Padang, disaat saya wisuda tahun 2007 dan kini kembali setelah sembilan tahun.  Kembali ingin bernistalgia dengan kisah – kisah silam membangkit kenangan dan cerita lama disaat hidayah menyapa, yang menyeruak batas akan hakikat hidup nan sesungguhnya, kemana dan untuk apa hidup kita di Dunia ini. Sejak tahun 1999 saya menimba ilmu Agama di Kota Padangpanjang di lanjutkan tahun 2002 hinggg 2007 di Kota Padang, bukanlah waktu yang singkatn bagi seseorang untuk menjelma menjadi pribadi dewasa, istiqamah serta mengenal hakikat pergerakan. Rindu rasanya  kembali kemasa lalu mengenan masa – masa bersama teman – teman seperjuangan, namun masa lalu hanya sebatas kenangan dan tetap menoreh tinta emas di hati.


Bytheway dari pada sibuk menengenag kisah heroik masa lalu lah judulnya ha ha ha Sok Pahlawan,  maka berangkatlah kami terbang menuji KOTO PADANG TACINTO J J J, mendadak .. ha itu memang karakter si Bos Al Hayat lah Afdhol Billa Mandadak , begitulahh.. senin siang kami berangkat dengan menggunakan kapal RORO nginap semalam di Batam di rumah Family, dan besoknya selasa jam 1 pesawat kami take Off dengan menggunakan maskapai Citilink. Tapi tahu ndak saudara – saudara maskapai citilink memang on time, setengah jam sebelum take off penumpang sudah disuruh menaiki Pesawat. Pramugarinya ramah dan pesawatnya pun oke. Sambil komat kamit saya duduk seraya memejamkan mata mimilih untuk segera tertidur agar waktu cepat berlalu,sebab perjalanan  hanya memakan waktu kurang dari 60 menit, terkadang juga membolak –balik majalah untuk mencari kesibukan dan mengurangi kecemasan saat naik pesawat (Itu pasti).
Girang nya hati tak terkira disaat pramugari mengumumkan  dengan bahasa ingris “bahwa sebentar lagi akan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau” yahh begitulah artinya dalam bahasa indonesia kira-kira, karena sindrome kepanikan akan segera berakhir dan segera mengeluarkan hembusan nafas lega seraya melirik kejendela pesawat, maka nampaklah pemandangan samudra hindia nan molek.  Selang 5 menit kemudian pramugari cantik rupawan memberikan informasi kembali seraya  memohon maaf atas perjalanan yang terganggu karena Bandara Internesional Minang Kabau di tutup sementara selama 30 menit, sebab  Bapak presiden Jokowi baru saja mendarat di Kota Padang untuk menghadiri dan membuka acara 'Sail Komodo' di Makodam Lantamal II Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Whaatttt pendaratan di tunda selama 30 menit, alamaaakkk sindrome panik mendadak naik menjadi 70%, maka berputar – putar cantik lah pesawat citilink nan molek ini, di atas awan memutari lautan samudra,dalam hati menggerutu  “ mengapa tidak delay aja penerbangan selama setengah jam sewaktu di Batam tadi”
Jika begini sudah sampai pulak awak di Aceh kawan…………………………….. :-) :-) :-)



You May Also Like

0 komentar

Terima Kasih Atas Kunjungannya