Cake Pinang Paleo, Oleh - oleh Kekinian Yang Endes Di Lidah

February 26, 2018

Siapa yang tak kenal dengan Tanjungpinang,  Ibukota Provinsi Kepulauan Riau. Letak ibukota yang strategis karena berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Singapore dan Malaysia, menjadikan Kota ini selalu ramai untuk dikunjungi, baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.

Nah, bagi kamu yang menyukai treveling,  pasti dong, setiap traveling selalu ada yang minta dibawakan oleh-oleh.  Kira-kira ke Tanjungpinang oleh-olehnya apa ya..  (*mikir keras)

Zaman udah berubah,  kalau dulu masa saya kecil mata ini selalu berbinar memandang goreng pisang yang terhidang dipiring.  Makan jagung yang direbus dicampur kelapa parut dan gula pasir,  sudah bikin mata ini merem melek menikmati gurihnya jagung dicampur kelapa dan gula.  Namun anak - anak sekarang beda,  ngikutin perkembangam zaman lah judulnya.  Makan pisang goreng,  maunya ditaburi parutan keju dan susu. Makan jagung rebus juga pakai keju dan susu.  Kalau saya dulu udah puas dengan es lilin.  anak-anak zaman now maunha es dibelender,  kasih toping mises, chaca dan susu.

Selamat datang generasi keju,  yang kebanyakan orang bilang "Generasi Zaman Now". Semuanya serba kekinian.  Termasuk oleh - oleh juga mesti kekinian dong.  Kalau dulu lidah masih selera tradisional,  lidah sekarang maunya kekenian.
Judulnya tuh,  saya dan beberapa teman yang tergabung dalam Tanjungpinang Blogger,  berkesempatan menghadiri Meet and Greet Pinang Paleo, pada Minggu,  25 Februari 2018. Tidak hanya blogger lho yg diundang,  hadir juga para selebgram Tanjungpinang/influencer dan para awak media.
Acaranya bertempat dicafe kebon kilometer 5 Tanjungpinang.  Ups..  Pinang Paleo??. Kepo kan dengan namanya.  Pinang Peleo adalah nama cake kekinian dari Kota Tanjungpinang dengan jargon "oleh-oleh Tanjungpinang Kampong Kite"
Acara meet and greet sekalian pre lounching cake Pinang Paleo.
Sebelum acara dimulai, kami diberikan sesi photo - photo cake yang telah di tata rapi,  lanjut penjelasan Mas Yan selaku marcom Pinang Paleo.

Pada kesempatan itu,  beliau menjelaskan bahwa pinang paleo adalah brand perdana oleh - oleh kekinian dari Kota Tanjungpinang.  Dan telah ada outlite resminya di jalan DI Panjaitan km.  9 Tanjungpinang bersebelahan dengan KFC.  Dari penjelasan Mas Yan, Pinang Paleo adalah sebutan untuk creamy cheese cake dengan enam varian rasa yaitu : cheese,  greenntea,  durian,  red velved,  black cokelat dan cokelat hazelnut.  Soal harga masih nyaman di kantonglah,  kisaran 65K sampai 68 ribu rupiah.

Setelah pemaparan dari Mas Yan selaku marcom Pinang Paleo,  dilanjutkan sesi icip - icip. Nah,  ini moment yang paling dinantikan.  Saat itu saya mengambil 5 potong cake Pinang Paleo,  wkwkwk maklum bumil.  Semua varian dirasa dan taraaaa..  Buat saya yang endes dilidah adalah varian durian.  Rasa duriannya lemer dilidah hmm nyammi. Lanjut dengan varian black cokelat,  lelehan cokelatnya benar - benar terasa.  Lanjut cheese,  red velved,  green tea dan huzelnut, pokoke cake pinang paleo benar-benar memanjakan lidah.

Cuma karena ini baru free lounching, jadi cake belum bisa dibeli untuk dibawa pulang.  Namanya emak - emak tetap saja pengen bawain buat bocil jadilah minta ke owner agak sepotong,  dua potong wkwkwk.
Eiit,  tunggu grand lounchingnya yaa di outlite pinang paleo pada tanggal 3 - 4 Maret 2018. Menghadirkan tiga artis ibukota, : Rizki Alatas,  Rama Michele dan Tomy Kurniawan. Sepuluh yang beruntung akan berkesempatan makan siang bareng mereka.  Pinang Paleo nantinya juga akan bagi-bagi voucher sebesar sepuluh ribu rupiah,  jadi kamu bakalan bisa membeli cake Pinang Paleo dengan menggunakan voucher pada hari tersebut.
Jangan lupa ya,  datang rame - rame pada tanggal tersebut, buat icip - icip cake kekinian buatan asli anak Tanjungpinang.

1 comment:

  1. trimakasih karena telah berkomentar di blog ini

    ReplyDelete

Powered by Blogger.